Taruna Akmil Bantu Warga Semoyo Patuk Kerjakan Pengerasan Jalan

oleh -
iklan dispar
kerjasama-akmil-dan-masyarakat-padukuhan-brambangan
Taruna Akmil dan masyarakat Brambangan Semoyo Patuk kerja bakti membuat jalan lingkungan. Foto: Atmaja.

PATUK,(KH) — PATUK, (KH),- Para taruna Akmil peserta kegiatan Praja Bakti Taruna 1 dan 2 mulai Selasa pagi (3/3/2015) membantu masyarakat Padukuhan Brambangan Desa Semoyo Kecamatan Patuk membuat corblok rabat beton jalan lingkungan sepanjang 800 meter.

Komandan Batalyon Taruna Latihan 1 Mayor Armed Suhono mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu kegiatan latihan yang diadakan selama seminggu. Selain itu juga untuk membantu masyarakat dan pemerintah daerah dalam pelaksanaan perbaikan sarana transportasi di pedesaan.

“Untuk Kecamatan Patuk, terdapat 176 taruna yang melakukan kegiatan Praja Bakti Taruna yang di bagi di dua tempat yakni Desa Kedung Keris dan Desa Semoyo,” ucapnya, Selasa (03/03/2015).

“Ditargetkan pengerjaan selesai selama 5 hari karena pengerjaan dilakukan oleh orang banyak. Anggota masyarakat sekitar juga luar biasa dalam bekerja sama dengan taruna,” jelasnya.

Kepada KH, ia menjelaskan, dalam waktu tujuh hari para taruna diwajibkan tinggal di rumah warga. Mereka wajib membantu kegiatan sehari-hari warga yang ditempati. Para taruna juga diwajibkan untuk memakai uang saku masing-masing untuk keperluan makan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Desa Semoyo Suhardi mengungkapkan, kegiatan praja bakti diharapkan mampu memicu semangat untuk perubahan desa menjadi lebih baik. Warga Padukuhan Brambangan juga melakukan swadaya untuk membuat pacitan maupun makanan suguhan.

“Warga antusias melaksanakan perbaikan jalan, karena Padukuhan Brambangan sangat membutuhkan akses untuk kegiatan sehari-hari,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, program bakti praja taruna Akmil tersebut mendorong masyarakat semakin aktif dalam pembangunan desa. “Kemajuan desa sendiri bisa terlaksana apabila ada kemauan dari masyarakat dan pemerintah desa untuk memajukan desanya,” pungkas Suhardi. (Atmaja).

Komentar

Komentar