Kalurahan Terbah Keren, Baru Saja Resmikan Produk Air Siap Minum

oleh -6768 Dilihat
oleh
air
Bupati Gunungkidul Sunaryanta, Ketua DPRD Endah Subekti dan sejumlah tokoh meminum air produksi BUMKal Terbah. (istimewa/ Diskominfo Gunungkidul)

GUNUNGKIDUL, (KH),– Badan Usaha Milik Kalurahan atau BUMKal Terbah, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul mampu menghasilkan produk air minum yang diolah sendiri.

Lurah Terbah, Giyanto mengatakan, air minum yang dihasilkan telah diolah dengan tenik Reverse Osmosis (RO) Quarter. Teknologi yang dimiliki saat ini memungkinkan mengolah air biasa menjadi siap minum.

“Air sudah bersertifikat dari Dinas Kesehatan Gunungkidul memenuhi standar air minum,” ungkap Giyanto saat launching produk pada Jumat (29/12/2023) lalu.

Setidaknya, 800 kepala keluarga (KK) diwilayah Terbah telah mengkonsumsi air minum yang diproduksi BUMKal setempat. Sementara ini, air minum yang dijual dalam bentuk kemasan galon.

“Bumkal Giri Puspita nanti juga akan membuat air minum dalam kemasalan gelas,” imbuhnya.

Dalam pemasaran, sejauh ini warga setempatlah yang dijadikan sebagai konsumen. Nanti, skala pemasaran yang luas akan diupayakan dijangkau.

“Kemasan galon kami jual dengan harga Rp7 ribu,” imbuhnya.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta saat datang meresmikan, mengapresiasi inovasi Kalurahan Terbah. Pihaknya berharap perekonomian masyarakat makin membaik dengan berbagai inovasi yang dilakukan.

Dalam kesempatan yang bersamaan, diserahkan sumur bor yang dibangun oleh DPUP ESDM DIY menggunakan Dana Keistimewaan.

“Fasilitas pokok seperti air dan jalan menjadi pendukung utama peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan, jumlah sumur bor yang dibangun nanti mencapai 15 titik. Tidak hanya sumur namun lengkap dengan jaringan, pompa, bak reservoir, ditambah dengan sumur resapan.

Pembangunan sumur bor sejauh ini sudah dilaksanakan ditiga, diantaranya di Padukuhan Patuk, Gedangsari dan Ponjong. Untuk sumur bor di Padukuhan di Ponjong memiliki kedalaman 135 meter dengan debit air 1,3 liter/ detik.

“Di Kapanewon Ponjong bisa dimanfaatkan atau melayani sebanyak 231 jiwa,” jelasnya. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar