Cetak Generasi Melek Politik, PKB Gelar Sekolah Kader Perubahan

Timbul Suryanto menyampaikan materi kepada peserta Sekolah Kader Perubahan. (KH)

GUNUNGKIDUL, (KH),– Puluhan anak muda dari berbagai wilayah berkumpul dan memadati Kantor MWC NU Gedangsari, Gunungkidul untuk mengikuti agenda “Sekolah Kader Perubahan”, pada Minggu (14/6/2026).

Sekolah Kader Perubahan merupakan program kaderisasi strategis dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang dirancang mencetak generasi muda untuk menjadi pemimpin dan penggerak pembangunan daerah yang militan, berkarakter, serta senantiasa berpihak pada rakyat.

Bacaan Lainnya

Agenda ini merupakan kolaborasi Anggota DPRD DIY dari Fraksi PKB, Timbul Suryanto, dengan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB DIY.

Dalam kesempatan tersebut, Timbul Suryanto memberikan pesan mendalam kepada para peserta agar senantiasa merawat prinsip hidup yang berdampak positif bagi sesama.

“Kapanpun, dimanapun, dan dengan kendaraan apapun, kita sebagai manusia harus bisa bermanfaat untuk diri kita, keluarga kita, dan orang-orang yang ada di sekitar kita,” tegas Timbul Suryanto di hadapan puluhan kader muda.

Laki-laki yang cukup dikenal memiliki dua istri ini juga membagikan kisah perjalanan hidupnya yang inspiratif untuk memotivasi para peserta. Di hadapan forum, ia menceritakan bagaimana dirinya dulu memulai perjuangan dari bawah sebagai seorang pedagang lesehan.

Dengan ditemani oleh dua istrinya yang setia, ia bekerja keras melewati berbagai tantangan hingga akhirnya berhasil membangun dan mengelola perusahaan pengembang (developer) perumahan yang cukup besar di wilayah Gunungkidul dan Yogyakarta.

Setelah sukses di dunia usaha, Timbul memilih untuk meluaskan pengabdiannya ke ruang publik yang lebih besar. Ia memutuskan mengabdikan diri melalui jalur politik dan kini berjuang sebagai wakil rakyat di parlemen daerah lewat Fraksi PKB.

Acara kaderisasi strategis ini berlangsung selama satu hari penuh. Para kader muda digembleng dengan berbagai materi esensial oleh para instruktur berkompeten yang dihadirkan langsung dari DPW PKB DIY.

Adapun materi yang diberikan diantaranya Ideologi Kebangsaan untuk Memperkuat pondasi perjuangan, Kepemimpinan & Komunikasi Publik, serta Penguatan Akar Rumput (Grassroots).

Peserta juga diajak membedah strategi pergerakan sosial untuk menyerap, mengawal, dan merealisasikan aspirasi masyarakat di lapangan.

Sepanjang sesi, para peserta terlihat sangat antusias mempelajari setiap materi yang dipaparkan. Beberapa peserta mengakui bahwa wawasan yang diberikan oleh para instruktur merupakan materi baru dan berbobot yang jarang mereka dapatkan di lembaga atau tempat formal lainnya.

“Beberapa hari lalu mendapat informasi kegiatan ini, jadi kami tidak sia-siakan untuk ikut dan ternyata ilmu yang didapat juga benar-benar memberikan pandangan baru”, Ungkap salah satu peserta dari Nglipar bernama Heri.

Melalui penyelenggaraan Sekolah Kader Perubahan ini, diharapkan para alumni pelatihan dapat langsung bergerak di tengah masyarakat.

Output jangka panjangnya adalah lahirnya motor-motor penggerak baru yang kehadirannya membawa kemanfaatan nyata, baik bagi diri mereka sendiri, keluarga, lingkungan sekitar, hingga warga Gunungkidul pada umumnya.

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar

Pos terkait