Cara Membuat Sapi Betina Cepat Kawin Secara Alami

oleh -490596 Dilihat
oleh
sapi
Si blengoh. Ingon-ingon lembu rajakaya para among tani. KH/Wg.

GUNUNGKIDUL, (KH)— Selain penggemukan sapi jantan, sebagian besar peternak dan petani di Gunungkidul serta di berbagai wilayah juga memilih beternak sapi dengan memelihara sapi betina. Memelihara sapi betina tentu saja punya tujuan memperoleh produktivitasnya. Sapi betina diharapkan dapat beranak pinak dengan baik.

Cara tersebut termasuk cara yang paling banyak dijalani oleh para petani. Memelihara sapi bisa jadi sarana menabung. Sebagian lain memang sengaja menjadikan usaha ternak sapi menjadi usaha yang paling pokok.

Guna mengejar target angka kelahiran sapi, maka dibutuhkan sapi induk yang produktif. Tidak semua sapi induk memiliki potensi yang demikian. Maka dibutuhkan berbagai cara atau metode untuk membuat produktivitas sapi membaik.

Salah satu cara yang bisa ditempuh ialah dengan merangsang agar birahi sapi muncul sehingga siap kawin.

Kesuburan sapi betina sebenarnya dipengaruhi banyak faktor. Salah satu yang bisa dilakukan oleh peternak dalam meningkatkan produktivitas sapi adalah dengan cara peningkatan kualitas pakan dan kesehatan sapi serta pengelolaan reproduksi sapi yang baik.

Siti Kholimah SPt, salah satu petugas dari Dinas Peternakan Gunungkidul menuturkan, ada cara alami yang bisa ditempuh untuk meningkatkan kesuburan dan produktifitas sapi. Salah satunya dengan pemberian kecambah atau toge kacang hijau.

“Perlu dicoba pemberian kecambah kacang hijau untuk beberapa hari secara teratur. Seumpama berhasil, maka dari alat kelaminnya akan keluar lendir atau disebut sruweh. Saat itulah sapi siap kawin,” ujar Siti.

Baca Juga : Cara Memilih Bibit Sapi Untuk Penggemukan

 

Cara ini merupakan cara yang paling aman dan mudah dilakukan. Bila dengan cara tersebut belum berhasil, maka perlu dilakukan pemeriksaan terhadap kesehatan sapi oleh dokter hewan.

“Nanti perlu dianalisis melalui pemeriksaan klinis alat reproduksi. Jika karena kelainan hormon, maka bisa juga diberikan terapi hormon,” lanjutnya. (Maryanto/Tty)

Baca Juga : Ini Waktu yang Tepat Menginseminasi atau Mengawinkan Sapi

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar