Gema Hari Kartini 2026: Meneguhkan Peran Strategis Perempuan di Bumi Handayani

Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Gunungkidul dipusatkan di Pantai Krakal.

GUNUNGKIDUL, (KH),– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar peringatan Hari Kartini tahun 2026 dengan penuh khidmat dan semangat perjuangan. Mengusung tema “Perempuan Hebat Menuju Indonesia Emas 2045”, acara ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran perempuan sebagai kekuatan utama dalam pembangunan daerah dan bangsa.

Dalam sambutannya, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menekankan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan panggilan untuk memastikan perempuan mendapatkan keadilan dan kesempatan yang sama. Ia menyatakan bahwa perempuan tidak meminta untuk diistimewakan, namun ketika diberi kesempatan, mereka akan membuktikan kemampuannya melalui kerja keras dan ketekunan.

Bacaan Lainnya

Digelar di Pantai Krakal, Kapanewon Tanjungsari, Rabu (22/4/2026) acara ini turut dihadiri oleh tokoh inspiratif Gunungkidul, Hj. Badingah, Bupati periode 2011-2020.

Bupati menyoroti peran strategis perempuan Gunungkidul yang hadir di berbagai lini, mulai dari penggerak ekonomi melalui UMKM, Petani, Nelayan, Guru, hingga Tenaga Kesehatan. Saat ini, kepemimpinan perempuan di Gunungkidul juga semakin nyata dengan hadirnya para Lurah, Panewu, Kepala Perangkat Daerah, hingga Direktur Rumah Sakit perempuan yang berada di garis depan pembangunan.

“Ini adalah bukti bahwa perempuan mampu dan layak berada di garis depan,” tegas Bupati dalam pidatonya.

Baksos menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Kartini 2026 di Gunungkidul. (dok. Diskominfo Gunungkidul)

Aksi Nyata dan Kepedulian Sosial

Peringatan Hari Kartini kali ini diisi dengan berbagai aksi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat, seperti perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), Pembagian sembako dan pemeriksaan kesehatan.

“Selain itu juga dilaksanakan aksi bersih pantai sebagai simbol kepedulian perempuan terhadap kelestarian lingkungan dan kesehatan.” ungkap Bupati.

Bupati mengajak seluruh perempuan di Gunungkidul untuk terus maju, mandiri, dan berdaya. Ia menekankan bahwa keluarga yang kuat, yang didukung oleh perempuan yang hebat, akan menjadi fondasi bagi kemajuan daerah.

“Mari kita teruskan semangat Raden Ajeng Kartini, Kita warisi apinya, bukan abunya. Teruslah menjadi terang bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” pungkasnya menutup sambutan.

Peringatan ini diakhiri dengan harapan agar semangat Kartini terus membara dalam setiap kebijakan dan tindakan nyata yang dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya kaum perempuan di Kabupaten Gunungkidul.

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar

Pos terkait