Tambah Lagi, Tiga Warga Gunungkidul Dinyatakan Positif Antraks

oleh
Kepala Dinas Kominfo, Kelik Yuniantoro. KH.

WONOSARI, (KH),– Sebelumnya ada 27 warga Gunungkidul dari Padukuhan Ngrejek Wetan, Desa Gombang, Kecamatan Ponjong dinyatakan positif terkena antraks. Menyusul fakta tersebut wilayah setempat dinyatakan sebagai zona merah persebaran antraks.

Beberapa tindakan penanganan di wilayah tersebut oleh tim one helt yang berisi dari berbagai unsur terus dilakukan dengan gencar. Sementara itu peristiwa sapi mati terus terjadi dengan sebaran wilayah yang semakin meluas.

Pasca merelease secara resmi mengenai jumlah hewan ternak yang mati yakni 21 sapi dan 15 kambing, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) belum memberikan keterangan pers kembali guna memperbaharui informasi jumlah ternak mati.

“Orang yang positif antraks justru bertambah. Ada tiga lagi yang terkena antraks,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Kelik Yuniantoro, Selasa, (28/1/2020).

Disebutkan, 3 warga tersebut berasal dari wilayah Semin, Saptosari dan Semanu. Lebih jauh disampaikan, warga yang berasal dari Kecamatan Semin terpapar antraks karena yang bersangkutan merupakan tenaga penyembelih hewan (Jagal).

Sementara untuk dua lainnya, pihaknya belum menerima informasi secara detail bagaimana yang bersangkutan terjangkit antraks. Namun demikian 3 korban tersebut saat ini sudah tertangani dan kondisinya berangsur membaik. (Kandar)

Komentar

Komentar