Orari Gunungkidul Gelar Muslok, Diharap Diterima Milenial

oleh -
Radio
Pembukaan Muslok Orari Gunungkidul. (Istimewa)
iklan golkar idup fitri

GUNUNGKIDUL, (KH),– Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Lokal Gunungkidul menggelar musyawarah lokal (muslok) IX, Minggu, (27/3/2022).

Muslok yang membentuk pengurus masa bhakti Tahun 2022- 2025 ini dibuka Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gunungkidul, Wahyu Nugroho.

Musyawarah dengan tema Orari Handayani Berkembang Menyongsong Generasi Milenial berlangsung di Pendopo Taman Budaya Gunungkidul (TBG).

Kadis Kominfo, Wahyu Nugroho mewakili bupati Gunungkidul memberikan apresiasi atas pelaksanaan muslok. Pihaknya berharap acara ini akan menghasilkan kepengurusan yang berkualitas dan dapat bersinergi dengan pemerintah.

“Tahun ini Orari telah berumur 54 tahun. Ini merupakan usia yang matang. Sesuai dengan tema, semoga kepengurusan yang baru mampu membawa Orari semakin maju ditengah perkembangan jaman dan diterima milenial,” kata Wahyu.

Wahyu juga mengatakan, eksistensi ORARI di Gunungkidul sangat dibutuhkan. Oleh karena itu usai muslok ini diharapkan ORARI dapat menghasilkan kepengurusan yang kompeten diikuti kemauan membentuk jaringan yang lebih luas.

“Kehadiran anggota ORARI dapat menjadi mitra dan bersinergi dengan pemerintah,” ungkapnya.

Ketua Orari Lokal Gunungkidul, Bambang Sugito mengatakan, anggota Orari sesuai data base terbaru sampai saat ini berjumlah 55 orang dan akan terus bertambah seiring waktu berjalan. Pihaknya mengaku akan selalu siap bermitra dengan pemerintah.

“Banyak kegiatan yang sudah kami dilakukan diantaranya kerja sama dalam bidang keorganisasian maupun kegiatan sosial,” ujarnya.

Sementara Ketua Panitia Muslok IX Tahun 2022, Endri Rahmanto mengatakan, dalam muslok akan dilakukan pemilihan Ketua serta Dewan Penasehat dan Pengawas (DPP) yang akan menjalankan tugas selama tiga tahun, 2022-2025.

“Semoga ketua terpilih dapat semakin bersinergi dengan pemerintah daerah, serta mampu turut serta berperan dalam memajukan kabupaten Gunungkidul,” paparnya. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar