Kalurahan Natah Kembangkan Kebun Kopi di Lereng Sriten

oleh -2189 Dilihat
oleh
Kopi
Penanaman Kopi di Kawasan lereng Embung Batara Sriten. (dok. Kominfo Gunungkidul/ Istimewa)

GUNUNGKIDUL, (KH),– Aktivitas ngopi menjadi trend anak muda. Bisnis dibidang kopi pun berkembang positif.

Dalam rangka menangkap peluang tersebut, Kalurahan Natah, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul mengembangkan tanaman kopi.

Belum lama ini dilakukan penanaman serentak di lahan seluas 5,6 hektare di bulak simpangan. Lokasi ini berada di bawah kawasan Embung Batara Sriten.

“Akan kita kemas menjadi kebun buah juga. Pengembangan kebun kopi ini mendapat pendampingan dari UGM, BUMN, dan pegiat perkebunan kopi,” kata Lurah Natah, Nur Wahyudi belum lama ini usai penanaman.

Sebelumnya, pihaknya melakukan penyemaian kopi bersama Kelompok Tani Karya Muda. Hampir 90 % tanaman kopi bisa tumbuh dengan baik.

“Harapan kita tempat ini akan menjadi pendukung destinasi wisata Embung Sriten. Saat ini akses jalan yang masih menjadi kendala,” paparnya.

Wahyudi juga menerangkan, selain kopi nanti akan ada tanaman keras yang ditanam seperti alpukat, durian, dan manggis. Sejauh ini bibit buah sudah siap ditanam.

“Tanaman keras akan ditanam di pinggir, sekaligus sebagai tanggul untuk menahan longsor. Pengelolaan lahan ini nanti dipegang Bumdes dan masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga : Napak Tilas Kopi di Gunungkidul

Ikut dalam rangka penanaman serentak, Bupati Gunungkidul Sunaryanta menilai, kebun kopi punya peluang yang menarik.

“Tinggal digarap serius dan maksimal. Saya yakin usaha ini prospektif,” katanya.

Dia menyebut, usaha perkebunan kopi linier dengan upaya pengembangan perekonomian Kabupaten Gunungkidul khususnya sektor utara. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar