Diduga Keracunan, Puluhan Warga Piyaman Dirawat Intensif

oleh -
Salah satu korban keracunan. Foto : Andri
kadhung tresno
Salah satu korban keracunan. Foto : Andri
Salah satu korban keracunan. Foto : Andri

Wonosari, (KH) — Puluhan warga Padukuhan Pakelrejo, Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari, diduga mengalami keracunan massal usai menyantap hidangan berbuka yang disajikan oleh Masjid Khusnul Khotimah Desa Piyaman Sabtu lalu. Puluhan warga yang berasal dari RT 7 dan RT 8 tersebut, saat ini dirawat di beberapa Rumah Sakit dan Klinik di Wonosari.

Febriana Wahyu Lestari (25) menjelaskan, tiga anggota keluarganya terpaksa menjalani pengobatan di Rumah Sakit Bethesda, Selang, setelah dokter jaga menyatakan adanya dugaan keracunan pada tubuh ketiga saudaranya. Ayu menjelaskan, tiga korban dugaan keracunan tersebut ialah Ngatinah (ibunya), Eli Safitri (Adiknya), dan pamannya (Setyo Untoro).

“Mereka mengeluhkan hal yang sama, seperti mual; perut sakit; dan muntah-muntah. Pada Minggu pagi semua kita bawa ke Rumah Sakit ini,” ucapnya sembari menunjukan kondisi ibunya.

Sementara salah satu pasien, Ngatinah menjelakan, ia mengalami gejala keracunan usai menyantap hidangan berbuka berupa opor ayam dan coctail.

“Tapi, hidangan tersebut, juga dibuat warga setempat, bahkan samplenya masih saya bawa di rumah,” imbuhnya.

Kondisi yang sama, ternyata juga dialami Berlinda (10) putri dari Juminten yang saat ini dirawat di Klinik Fortuna. Ia mengaku langsung sakit perut usai menyantap makanan berbuka di Masjid.

“Ada tetangga saya yang juga ada di RSUD, Puskesmas dan tempat lainnya , totalnya puluhan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Kesehatan belum dapat dikonfirmasi terkait hal ini. (Andri)

Komentar

Komentar