Diberi Kanwil Kemenkumham DIY, Sukasti tak Lagi Sewa Gerobak Angkringan

oleh -
Kemenkumham diy
Kepala Kanwil Kemenkumham DIY, Imam Jauhari menyerahkan gerobak angkringan kepada Sukasti. (KH/Kandar)
iklan golkar idup fitri

GUNUNGKIDUL, (KH),— Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) D.I. Yogyakarta menggelar bhakti sosial (Baksos) dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-58.

Kepala Kanwil Kemenkumham DIY, Imam Jauhari menyampaikan, Baksos menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-58.

“Pada momentum peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-58, Kanwil Kemenkumham DIY ingin berbagi kepada masyarakat. Mengingat dampak COVID-19 hingga saat ini masih dirasakan oleh masyarakat utamanya pelaku usaha skala mikro,” kata Imam Jauhari usai menyerahkan gerobak angkringan di Lapas Kelas II B Wonosari, Kamis, (21/4/202).

Dia menuturkan, sasaran pemberian gerobak angkringan diperuntukkan kepada masyarakat yang memiliki usaha di sekitar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di seluruh DIY. Harapannya gerobak angkringan mendukung kelangsungan usaha yang dijalankan oleh penerima.

Imam juga menyampaikan, seiring bertambahnya umur, Dirjen Pemasrakayatan terus berbenah diri dalam melayani masyarakat. Banyak hal ditempuh dalam rangka melakukan tugas Pemasyarakatan yang maju. Mulai dari melaksanakan deteksi dini, berantas narkoba dan peningkatan sinergi dengan lembaga penegak hukum yang lain serta kembali ke tupoksi yang menjadi tanggung jawabnya.

“Seluruh pegawai di Lapas dalam melaksanakan tupoksinya harus berdasar pada aturan yang ada,” tandas Imam.

Baksos tak hanya dilaksanakan di seputar Lapas. Baksos berupa pemberian paket bahan pokok juga menyasar warga kampung nelayan di kawasan Pantai Drini di Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul. Ada ratusan paket bahan pokok diberikan kepada masyarakat di kalurahan tersebut.

Lapas perempuan
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta, Ade Agustina menyerahkan bahan pokok ke warga Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari. (KH)

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta di Wonosari, Ade Agustina menyebutkan, rangkaian hari bhakti Pemasyarakatan berupa baksos memang digelar di beberapa titik. Salah satunya menyasar kampung nelayan Pantai Drini.

“Bagi warga kampung nelayan Pantai Drini kami bagi bahan pokok sebanyak 110 paket. Alasannya saat ini masih berada dalam masa pandemi. Warga yang menjadi pelaku usaha di kawasan wisata mengalami penurunan penghasilan. Ini merupakan bentuk kepedulian kami,” katanya.

Ade mengungkapkan, baksos terselenggara atas inisiasi Kanwil Kemenkumham DIY dan didukung para kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyatakatan se-DIY.

“Kami bergabung menggalang dana agar dapat memberi bantuan kepada masyarakat,” imbuh Ade.

Penerima gerobak angkringan, Sukasti sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan. Sebelumnya warga Baleharjo, Wonosari, Gunungkidul ini harus menyewa gerobak angkringan ke orang lain agar dapat berjualan. Menjalankan usaha dengan sistem sewa, diakui pendapatannya tak bisa maksimal.

Kemenkumham diy
Penyerahan bahan pokok dari Kanwil Kemenkumham DIY ke warga Banjarejo, Tanjungsari. (KH)

“Semoga menjadi berkah bagi keluarga saya. Saya tidak lagi menyewa, dengan begitu mudah-mudahan penghasilan meningkat,” harap Sukasti.

Senada dengan Sukasti, penerima paket sembako, Pardo menyampaikan terimakasih atas pemberian paket sembako. Dia mengaku pemenuhan kebutuhan bahan pokok warga kelas menengah ke bawah dirasakan sulit setelah harga BBM dan minyak goreng naik.

“Terimakasih atas bantuannya. Semoga harga-harga bahan pokok yang lain tidak ikut melonjak tinggi,” ujar Pardo. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar