Bus Pengangkut Pemudik Harus Masuk Terminal

oleh -
Terminal Selang
iklan dispar
Terminal Selang
Terminal Selang

WONOSARI,(KH) — Dinas Perhubungan Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Gunungkidul akan menindak tegas, apabila ada bus AKAP yang tidak masuk ke Terminal Tipe A Dhaksinarga saat membawa pemudik lebaran.

Kepala Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Terminal Dhaksinarga, Suprapto menjelaskan, pihaknya menyiagakan sejumlah personil di dua titik rawan yang sering dilanggar oleh sopir bus, yakni Bunderan Siyono dan Simpang empat Selang. Kedua lokasi tersebut selain diberi penjagaan ketat oleh personil, juga diberi plang tanda arah yang harus dilalui bus tersebut.

“Sudah ada jalur khusus yang harus dilalui para sopir,” ucapnya, Senin (13/07/2015).

Ia menambahkan, selain bisa memantau jumlah pemudik, memantau keamanan, serta kenyamanan pemudik, masuknya bus AKAP ke Terminal Dhaksinarga dapat menambah pasokan retribusi bagi PAD Gunungkidul. Hal ini lantaran setiap masuk Bus AKAP akan membayar Rp 5.000,- sementara angkutan pedesaan Rp 2.000,-.

Kendati demikian, selama tiga tahun berjalan, ternyata pemasukan PAD yang berasal dari retribusi tersebut masih dirasa minim. Dari target sekitar Rp 300 juta, retribusi bus yang masuk terminal baru menyumbang 20 %.

“Itu karena armada yang masih kurang maksimal,” pungkasnya. (Andri)

Komentar

Komentar