Jalur Alternatif Pemudik Jika Jalur Piyungan-Pathuk Macet

oleh -
Sumber : hadiyanta.com
iklan dispar
Sumber : hadiyanta.com
Sumber : hadiyanta.com

GUNUNGKIDUL, (KH) — Jalur Piyungan – Pathuk di luar musim lebaran sudah sering macet pada hari libur atau akhir pekan. Banyaknya pekerja Gunungkidul yang bekerja di Jogyakarta dan para pelancong yang menuju Gunungkidul, pada hari hari tersebut akan cenderung melalui jalur Piyungan – Pathuk. Bisa dimaklumi, jika jalur tersebut menjadi pilihan pengendara menuju Gunungkidul. Ingatan akan memori akan Jalur Piyungan – Pathuk sekian puluh tahun sebagai satu satunya jalur dari Yogyakarta yang secara umum digunakan pengendara, tidak dapat terhapus begitu saja, meskipun sejak dulu jalur Imogiri – Dlingo, Imogiri – Panggang, maupun jalur Parangtritis – Panggang, sudah ada sejak dulu.

Meskipun belum ideal seperti jalur Piyungan – Pathuk, Jalur alternatif yang sudah mengalami perbaikan, terutama jalur Imogiri – Dlingo – Playen; jalur Imogiri – Panggang,  dan pembangunan jalan nasional lintas selatan, jalur alternatif dapat menjadi pilihan para pemudik. Bagi pemudik yang dari arah Jogyakarta, jalur ini terasa lebih jauh bagi mereka yang menuju Gunungkidul bagian utara, seperti Ngawen, Semin, Nglipar. Pemandangan alam, jalur yang berkelok, suasana baru, mungkin dapat menjadi alasan memilih jalur alternatif. mengapa tidak dicoba, sekaligus menambah pengalaman berkendara.

Bagi pemudik yang akan melalui Jogya dan melanjutkan ke Gunungkidul, dapat mencoba jalur alternatif. Jika pemudik memasuki Jogya dari wates, setelah pasar buah Gamping, akan menemui jalur Ringroad. Ambilah jalur ini, jalur ini relatif lancar dibanding jalur yang melalui kota jogyakarta yang pada musim lebaran dipenuhi para pelancong dan pemudik, dari mana mana. Gunakan jalur ini sampai perempatan di mana jalan Imogiri Timur ditemui. Di sisi kiri terlihat terminal Giwangan. Ambilah jalan ke kanan yang akan melalui jalan Imogiri Timur. Jalur ini akan menuju sampai Imogiri. Telusuri jalur ini sampai menemukan pertigaan. Ada penunjuk jalan yang dapat dipakai sebagai informasi jalur. Ada dua alternatif, jika ingin melalui dlingo, ambilah jalan lurus yang tidak lama kemudian jalan akan membeluk ke kiri. Ikuti jalan ini sampai menemukan pertigaan, lalu ambil kanan. jalur akan menuju menuju Dlingo dan dapat diteruskan menuju Playen. Jika ingin mengambil jalur Imogiri – Panggang, dari pertigaan tadi, ambil kanan sampai pertigaan pertama, lalu belok ke kiri. Jalur Imogiri – Siluk akan ditemukan. Ikuti jalur ini sampai jalur Siluk – Panggang.

Bagi mereka yang melalui jalur Deandeles sampai jalur Galur – Srandakan Bantul, ikuti jalur tersebut sampai pertigaan Imogiri Siluk. Tinggal pilih, ingin melalui panggang, tinggal belok ke kanan. Ingin melalui Dlingo, tinggal lurus dan belok ke kanan. bagi mereka yang ingin melalui Parangtritis, baik bagi mereka yang melalui wates sebelumnya, maupun dari Galur – Srandakan, carilah perempatan yang ada rambu lalu lintas yang menunjukan jalur jalan Parangtritis. Beloklah ke kanan, jalur parangtritis akan ditemui. Ikuti jalur ini yang mengarah ke Parangtristis dan dapat dilanjutkan menuju Panggang dan jalur lintas selatan.

Jika anda mudik melalui jalur utara, setelah sampai Jombor, dapat melalui ringroad. Jalur ke kenan atau ke kiri dapat dipilih. Jika belok ke kiri, jalur akan sampai di jalan Solo. Jika belok ke kiri, jalur dapat dilanjutkan untuk melalui jalur Prambanan – Piyungan, atau lurus menuju jalur Bayat – Cawas. jika ingin melalui jalur Imogiri, beloklah ke kanan setelah dari ringroad dan menemukan jalan Solo. Ambilah jalan ke kiri setelah menemukan pertigaan janti, akan ditemukan jalur ringroad selatan. Selanjutnya dapat memilih jalur Piyungan atau Imogiri timur.

 

Komentar

Komentar