Puluhan Pegawai Dinkes Terpapar COVID-19, 3 Hari Berturut Kantor Didisinfeksi

oleh -
Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul, Priyanta Madya Satmaka. (KH)
iklan dispar

GUNUNGKIDUL, (KH),– Pembaharuan data yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul menyebutkan, bahwa saat ini terdapat 21 pegawai terkonfirmasi positif COVID-19.

Sebagaimana disampaikan Sekretaris Dinkes Gunungkidul, Priyanta Madya Satmaka, tertularnya pegawai Dinkes merupakan risiko yang harus diterima.

“Mereka berada di garda terdepan penanganan COVID-19, sehingga risiko penularan sangat tinggi,” kata Priyanta, Sabtu, (15/8/2020).

Menurutnya, sejak awal pandemi pegawai di Dinkes memiliki berbagai aktivitas yang sangat berisiko tertular COVID-19. Aktivitas tersebut diantaranya saat melakukan penelusuran kasus dan berinteraksi langsung saat berada di fasilitas kesehatan (faskes).

Ia berasumsi, bahwa ada juga kemungkinan bahwa para pegawai yang dinyatakan terpapar saat beraktivitas di luar kegiatan Dinkes.

Padahal, protokol kesehatan secara ketat sudah ditekankan untuk wajib dilaksanakan. Namun demikian, virus COVID-19 memang sangat mudah menular dari orang ke orang.

Di lain kesempatan, Kabid P2P Dinkes Gunungkidul, dr Sumitro menginformasikan, Kantor Dinkes akan dilakukan disinfeksi selama 3 hari berturut-turut, Senin, (17/8) hingga Rabu, (19/8). Sehingga selama 3 hari itu tidak akan membuka layanan terlebih dahulu.

“Karyawan yang kontak erat dengan teman-teman yang terkonfirmasi akan diswab, dan selama menunggu hasil swab akan melakukan karantina mandiri,” terang dr Sumitro.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi menilai, pelaksanaan protokol kesehatan harusl ebih baik lagi diterapkan.

“Virus COVID-19 menular tak pandang bulu, termasuk pegawai kesehatan sekaligus,” kata Immawan.

Dirinya mengajak warga agar serius dan penuh disiplin pada protokol kesehatan. Bahkan jika perlu penutupan fasilitas publik dapat ditempuh sebagai respon melaonjaknya kasus COVID-19 di Gunungkidul. (Kandar)

Komentar

Komentar