Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta Salurkan Sembako Bagi Warga Terdampak Pandemi

oleh -
lapas perempuan yogyakarta
Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga sekitar. (dok. Lapas Perempaun Kelas IIB Yogyakarta)

GUNUNGKIDUL, (KH),– Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) berupaya membantu masyarakat dengan menyalurkan bantuan secara nasional. Bantuan diserahkan serentak kepada masyarakat di seluruh Indonesia, agar dapat bertahan di tengah pandemi yang belum menunjukkan tanda-tanda usai.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly dalam sambutannya menyampaikan bahwa kebijakan pemerintah dengan membuat PPKM Level 4 yang bertujuan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi sosial masyarakat. Segenap pembatasan membuat masyarakat kesulitan dalam mencari nafkah. Untuk itu, Kemenkumham turut berempati kepada masyarakat dan ASN yang terdampak Covid-19 melalui program “Kumham Peduli, Kumham Berbagi”.

Sebanyak 46.614 paket sembako dan dana sosial sebesar Rp700 juta diberikan kepada masyarakat di seluruh Indonesia, yang terdiri atas 43.558 kepala keluarga yang terdampak langsung pandemi Covid-19, serta kepada 3.056 orang ASN Kemenkumham yang terpapar Covid-19. Sedangkan dana sosial diberikan kepada tujuh Kantor Wilayah Kemenkumham yang saat ini menerapkan PPKM Level 4, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Kegiatan ini selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo kepada para menteri untuk melakukan langkah-langkah maksimal dengan memberikan dukungan, yang salah satunya berupa pemberian bantuan sosial kepada masyarakat dan usaha mikro.

“Bantuan sosial tersebut tidak hanya menyentuh kepada masyarakat yang berada di wilayah perkotaan, namun juga kepada saudara-saudara kita yang berada di wilayah perbatasan negara Republik Indonesia dengan negara lain,” ucap Yasonna.

Pada akhir sambutannya Yasonna Laoly memberikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Insan Pengayoman yang telah peduli, mampu berbagi atas dasar keikhlasan dan kesadaran.

Empati serupa juga bergelora di Kabupaten Gunung Kidul, DIY. Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta turut membagi sembako kepada masyarakat sekitar Lapas yang terdampak pandemi Covid19.

Bantuan dibagikan langsung oleh kalapas Perempuan Yogyakarta Ade Agustina, beserta jajaran. Penyerahan diawali seremoni pendistribusian bantuan di aula Lapas Perempuan Yogyakarta. Perwakilan penerima dari masyarakat juga mengikuti zoom “kumham peduli, kumham berbagi” bersama Kemenkumham.

Ade mengatakan, donasi dari Lapas Perempuan Yogyakarta diantaranya berasal dari 68 pegawai di lingkungan Lapas Perempuan Kelas IIB. Mereka menyisihkan sebagian penghasilannya untuk berdonasi satu paket sembako.

“Meski demikian, ada pula pegawai yang menyumbangkan hingga dua paket atau lebih,” terangnya.

Donasi yang terkumpul mencapai 80 paket. Sebanyak 60 paket disalurkan ke Padukuhan Rejosari dan Mulyosari di Kalurahan Baleharjo, Wonosari.

“Masing-masing Padukuhan mendapat 30 paket, sisanya 20 paket akan kami salurkan ke warga sekitar Lapas yang sedang Isoman,” lanjutnya.

Penyaluran bantuan selanjutnya dilakukan oleh masing-masing Dukuh. Wibowo, Dukuh Rejosari, mengatakan, selama sepekan terakhir masih ada setidaknya 20 orang warganya yang tengah menjalani isoman.

“Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami, lantaran warga yang sedang Isoman tak bisa keluar rumah, selama ini kami mengandalkan bantuan dari kalurahan serta warga sekitar,” terangnya. (Edi Padmo)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar