Kuliner Ayam Taliwang di Prambanan Kembali Buka Setelah Pandemi COVID-19 Mereda

oleh -
ayam
Sekar Sandika Dewi bersiap menikmati Ayam Taliwang. (dok. Sekar)

PRAMBANAN, (KH),– Bagi Sahabat kuliner yang menyukai makanan gurih dan pedas, pastinya menu Ayam Taliwang tak boleh ketinggalan untuk dimasukan ke dalam daftar makanan Nusantara yang wajib untuk dicicipi.

Kini, Ayam Taliwang tak lagi hanya bisa ditemui di Provinsi Nusa Tenggara Barat saja. Menu ini juga bisa di temui di Jl. Opak Raya, Jirak, Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di Restoran Ayam Taliwang yang berada di Prambanan ini juga disediakan berbagai macam menu makanan dan minuman yang lain. Selain menu yang beragam, suasana sawah melengkapi daya pikat resto sehingga membuat pengunjung semakin merasa nyaman hingga menyukainya.

Maulana Handayani pemilik resto mengatakan, bahan olahan antara lain bumbu dan daging ayam segar dibeli dari pasar tradisional. Proses pengolahan bahan mulai dari membersihkan, memotong daging, hingga pada proses memasak dilakukan oleh ahli dan pemasak yang handal.

Maulana menerangkan, pengenalan olahan menu utama Ayam Taliwang kepada publik dilakukan dengan dua metode, offline dan online. Sebelum pandemi kunjungan ke warungnya cukup fantastis, yakni mencapai ratusan orang dalam setiap harinya.

“Lokasi resto pada jalur wisata atau tidak jauh dengan destinasi Bukit Bintang,Tebing Breksi, dan Bukit Teletubbies membuat resto saya berpotensi menerima banyak kunjungan,” ungkap Maulana belum lama ini.

Lanjut dia, semenjak pandemi melanda kunjungan turun drastis. Omset bahkan terjun hingga 70 persen. Kondisi tersebut memaksa dia menutup sementara resto yang mematok harga di bawah Rp20 ribu untuk tiap menunya itu.

“Setelah turun omset, kami mengalami tak ada kunjungan sama sekali selama beberapa hari. Terpaksa tutup berminggu-minggu,” imbuh dia.

Setelah belakangan pandemi mereda, dirinya kembali membuka resto. Berharap kunjungan berangsur membaik, banyak hal dilakukan Maulana dan segenap karyawan.

“Saya memposting bahwa restoran buka kembali. Memposting menu-menu dengan intens, mebuat brosur bahkan menawarkan diskon guna menarik konsumen,” papar Maulana.

resto
Suasana Resto ayam Taliwang. (dok. Sekar)

Di awal-awal buka, ia menyediakan stok bahan lebih sedikit dari sebelumnya. Hal tersebut ia lakukan untuk mengantisipasi kerugian karena stok bahan tidak dapat habis terjual. Perkembangan kunjungann dari hari ke hari terus ia pantau.

“Sebelumnya dikunjungi hingga ratusan orang, saat ini jumlah pengunjung masih berkisar puluhan,” lanjutnya.

Tingginya kunjungan yang sebelumnya dialami, selain harga menu yang sangat terjangkau, olahan Ayam Taliwang bikinannya memang mengedepankan kualitas. Daging empuk serta kulit ayam yang renyah dengan rasa bumbu yang pas menjadi daya tarik lain bagi konsumen.

Dirinya bersyukur PPKM turun level. Sejumlah destinasi wisata yang mulai dibuka semakin membuatnya optimis omset resto akan kembali pulih.

Penulis : Sekar Sandika Dewi (Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar