Curah Hujan Yang Stabil Membuat Petani Sumringah

oleh
Ilustrasi Foto : Atmaja
Ilustrasi Foto : Atmaja
Ilustrasi Foto : Atmaja

WONOSARI, (KH) — Petani di Gunungkidul sumringah pada musim tanam ke dua (MT II) saat ini. Hujan yang masih mengguyur sebagian besar wilayah Gunungkidul membuat tanaman petani tumbuh subur.

Sebagian petani tidak menyangka intensitas hujan tetap ada pada Bulan April saat ini. Mereka beranggapan curah hujan akan habis pada Bulan Februari hingga Maret.

“Berbeda dengan tahun sebelumnya saat hujan sudah jarang terjadi di Bulan Maret hingga April. Tahun ini saat mulai menebar benih, intensitas hujan tetap stabil, meski tidak sebaik pada akhir tahun 2014 yang lalu,” kata Sumirah salah satu petani asal Wunung, Wonosari, Kamis (23/04/2015).

Sumirah menanam kacang hijau pada MT II kali ini. Menurutnya tanaman tersebut mampu bertahan saat curah hujan mulai berkurang. Melihat tanaman yang tumbuh subur tersebut, Sumirah berharap hasil panen pada MT II dapat maksimal.

“Tentunya tetap dirawat dengan dipupuk dan disiangi agar terhindar dari hama,” imbuhnya.

Di tempat lain, Wiarjo warga Banyusoca, Playen mengaku beruntung, karena tanaman jagung pada MT II mampu tumbuh secara maksimal. Sebelumnya Wiarjo menanam jagung pada MT II sebagai cadangan pakan ternak.

“Pada MT II kali ini, saya menanam jenis jagung jawa, karena takut curah hujan tidak lagi seperti pada MT I. Di luar dugaan hujan masih terus turun yang membuat tanaman tumbuh seperti pada MT I,” katanya.

Meski hanya menanam jagung jawa, namun Wiarjo senang melihat pertumbuhan tanamannya yang tumbuh subur. “Saat ini musim sudah tidak bisa ditebak berbeda dengan jaman dahulu. Semoga hasil panen MT II kali ini dapat menjadi tambahan panen bagi petani,” pungkas Wiarjo. (Atmaja)

Komentar

Komentar