Camat Patuk: Mari Tanggalkan Mentalitas Priyayi

oleh -
Upacara HUT Korpri Kecamatan Patuk. Foto: Atmaja
kadhung tresno
Upacara HUT Korpri Kecamatan Patuk. Foto: Atmaja
Upacara HUT Korpri Kecamatan Patuk. Foto: Atmaja

PATUK,(KH)— Camat Patuk Haryo Ambar Suwardi mengajak jajaran di kantornya untuk menanggalkan mentalitas priyayi. Hal itu diungkapkannya dalam upacara HUT KORPRI ke-43 di halaman Kantor Kecamatan Patuk.

Haryo Ambar mengatakan, bahwa aparatur sipil negara di lingkungan kantornya agar  membantu mewujudkan masyarakat menjadi lebih sejahtera. “Sudah saatnya kita membantu dan ikut serta dalam mendampingi warga yang membutuhkan bantuan,” katanya saat berpidato, Senin (1/12).

Menurut Ambar, KORPRI juga harus menjadi alat pemersatu bangsa dengan meninggalkan ego sektoral maupun ego kedaerahan. “Di manapun anggota KORPRI ditempatkan, ia wajib ikut membangun daerah di mana tinggal,” ujarnya.

Pelayanan yang cepat, tepat, murah dan mudah diharapkan mampu dilayankan, terlebih dalam upaya mengentaskan kemiskinan. “Terkhusus untuk anggota KORPRI yang berada di Kecamatan Patuk, mari bersama kita turun ke bawah untuk ikut berpartisipasi dalam membantu masyarakat,” harap Ambar.

Dalam sambutannya, Haryo Ambar menekankan, bahwa hadirnya UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), maka KORPRI akan bertransformasi menjadi Korps ASN RI, yang memiliki kewajiban menjaga kode etik profesi dan standar pelayanan profesi serta mewujudkan jiwa Korps ASN sebagai pemersatu bangsa. Untuk mengubah budaya priyayi menjadi birokrasi yang melayani sepenuh hati, maka implementasinya adalah dengan gerakan pendampingan terhadap masyarakat dan perhatian penuh untuk masyarakat sekitar.

“Saat ini, Kecamatan Patuk sendiri sudah berhasil melakukan pendampingan kepada 2 Padukuhan dengan gerakan anti bank plecit. Diharapkan kedepannya kita dapat membantu untuk seluruh warga Kecamatan Patuk dengan gerakan tersebut,” ujar Haryo Ambar.

Ia berharap gerakan pendampingan dan membantu masyarakat dapat terus dikembangkan. Pendampingan bahkan tidak hanya pada masyarakat yang sedang menemui permasalahan saja, tetapi juga berperan aktif dalam membangun lapangan kerja di wilayah kerjanya. “Demi tercapainya kesejahteraan warga, mari kita bersama untuk sejalan dalam melakukan program pengembangan dan bantuan kepada masyarakat,” pungkas Haryo. (Atmaja/Jjw).

Komentar

Komentar