Wonosari dan Tanjungsari Juarai Festival Reog dan Jathilan

oleh -
Festival Reog dan Jathilan di Kawasan Wisata Pantai Krakal-Sarangan. KH/Kandar.
iklan hut ri multazam

TANJUNGSARI, (KH) — Festival Reog dan Jathilan antar Kecamatan se-Gunungkidul yang dilaksanakan di panggung terbuka kawasan Pantai Sarangan-Krakal, Tanjungsari, Gunungkidul berjalan semarak. Hasil akhir festival tersebut akhirnya menentukan kontingen kesenian dari Kecamatan Wonosari dan Kecamatan Tanjungsari keluar sebagai juara.

Festival dilaksanakan selama dua hari. Pada Sabtu kemarin untuk pementasan Jathil dan pada hari kedua Minggu, (19/4/2015) untuk Reog. Disampaikan Purnawan, salah satu panitia seksi pementasan, peserta group reog dan jathil yang pentas dalam festival ini merupakan wakil terbaik dari masing-masing kecamatan.

“Tetapi tidak berlaku bagi group yang pernah meraih juara 1 tingkat kabupaten atau yang pernah mengikuti ajang yang sama di tingkat DIY,” jelasnya di sela acara.

Pelaksanaan yang bertepatan dengan hari libur menambah ramainya penonton yang tak hanya berasal dari pengombyong group saja, wisatawan yang berkunjung ke pantai menyempatkan diri melihat aksi tarian reog. Nampak tenda yang telah disediakan penuh sesak bahkan meluber hingga di sekeliling area panggung.

Bertindak sebagai Dewan Pengawas sekaligus tim juri diantaranya; Dr Sumaryono MA (ISI Yogyakarta), Dr Kuswarsantyo MHum (UNY) dan Wardoyo SSn (Dinas Kebudayaan DIY). Dari 18 group yang tampil dibagi menjadi dua sesi, 8 group tampil dari pagi hingga siang, kemudian sisanya dilanjutkan setelah jeda istirahat.

Saat KH datang ke lokasi, perwakilan Kecamatan Ngawen sedang melakukan pementasan, Group Reog Krido Taruno tampil secara maksimal di depan juri. Kelompok ini menyajikan reog keprajuritan yang berpijak pada sejarah Ki Ponco Sedewo dan Ki Ponco Rejoso.

Sebuah perjuangan melawan penjajah yang dialakukan keduannya hingga akhirnya gugur. Ki Ponco Sadewo dimakamkan di Pasareyan Ngawen, sedangkan Ki Rejoso dimakamkan di Padukuhan Tempuran tepatnya Gunung Mijil.

Hasil penilaian dalam festival kali ini, keluar sebagai pemenang untuk kategori Jathilan secara berturut adalah : 1. Wonosari, 2. Rongkop, 3. Panggang, 4. Karangmojo dan 5. Playen. Sedangkan untuk kategori Reog pemenangnya adalah 1. Tanjungsari, 2. Karangmojo, 3. Rongkop, 4. Nglipar, serta, 5. Girisubo. (Kandar)

Komentar

Komentar