SMKN 2 Wonosari: Unggul Dalam Memasarkan Lulusannya

oleh -
Aktivitas diskusi antarsiswa SMKN2 Wonosari. Foto: Gemma.
iklan dispar
Aktivitas diskusi antarsiswa SMKN2 Wonosari. Foto: Gemma.
Aktivitas diskusi antarsiswa SMKN2 Wonosari. Foto: Gemma.

WONOSARI,(KH) — Menimba ilmu di sekolah kejuruan adalah pilihan yang tepat bagi siswa yang ingin memiliki ketrampilan langsung memasuki dunia kerja. SMKN 2 Wonosari adalah salah satu sekolah kejuruan yang menawarkan beberapa program studi kejuruan untuk dijadikan modal meraih masa depan.

SMKN 2 Wonosari, sekolah dengan mayoritas siswanya laki-laki ini memiliki 6 program studi kejuruan, yaitu Teknik Bangunan, Teknik Ketenagalistrikan, Teknik Komputer dan Informatika, Teknik Mesin, dan Teknik Otomotif. Enam program studi ini terbagi menjadi beberapa sub kompetensi sehingga berjumlah 9 jurusan.

Jurusan tersebut antara lain; Teknik Bangunan terdiri dari Teknik Arsitektur (Teknik Gambar Bangunan) sebanyak 1 kelas; Teknik Sipil (Teknik Konstruksi Batu dan Beton) sebanyak 1 kelas;. Untuk Teknik Ketenagalistrikan kompetensi kejuruannya yaitu Teknik Instalasi Tenaga Listrik sebanyak 2 kelas; dan Teknik Elektronika Industri sebanyak 1 kelas. Kemudian Teknik Komputer dan Informatika kompetensi kejuruannya adalah Teknik Komputer dan Jaringan sebanyak 1 kelas; dan Multimedia sebanyak 1 kelas. Selanjutnya, Teknik Mesin kompetensi kejuruannya Teknik Pemesinan sebanyak 3 kelas; danTeknik Pengelasan sebanyak 1 kelas. Yang terakhir Teknik Otomotif kompetensi kejuruannya adalah Teknik Kendaraan Ringan sebanyak 3 kelas.

Untuk seleksi calon peserta didik baru dilakukan dengan menggunakan kriteria seleksi yang  telah ditetapkan, yaitu dengan mempertimbangkan nilai UN SMP terbobot dan tambahan nilai prestasi non akademik bagi siswa yang memiliki. Siswa dinyatakan diterima berdasarkan peringkat nilai terbobot dengan pembobotan nilai UN seperti Bahasa Indonesia 1, Bahasa Inggris 1, Matematika 2, IPA 1.

“Peminat dari calon peserta didik baru sekitar +  600 orang dengan peminat terbanyak adalah di jurusan Teknik Permesinan dan Teknik Otomotif,” ungkap Hardiyanto, Humas SMKN 2 Wonosari, Senin (09/03/2015).

Dalam menghadapi Ujian Nasional, tidak jauh berbeda dengan sekolah lain, SMKN 2 Wonosari menerapkan bimbingan belajar dengan membahas kisi-kisi ujian nasional, mengadakan try-out, serta menerapkan sistem tutor teman sebaya dengan mengerjakan pelatihan soal UN dengan teman sebaya.

SMKN 2 Wonosari telah mencetak siswa-siswa berprestasi. Ada yang mencapai tingkat nasional, bahkan internasional. Siswa yang pernah berkompetisi di luar negeri antara lain Supriyanto (Kanada) dengan bidang lomba Plumbing Bangunan dan Suranto (Inggris) dengan bidang lomba Bricklaying (penataan batu bata).

Hardiyanto menjelaskan, keunggulan yang dimiliki SMKN 2 Wonosari adalah ada siswa yang sebelum lulus sudah diterima oleh sebuah perusahaan untuk direkrut untuk bekerja. Tentu hal tersebut melalui sebuah proses.

“Siswa lulus, kita punya kewajiban memasarkan tamatan sekitar 50% dari jumlah siswa. 19% kuliah, 5% usaha mandiri. Sistem perekrutannya biasanya perusahaan pesan, pesan siswa mulai bulan Januari. Ketika siswa sudah kelas 3, kemudian dites, pesan itu biasanya dengan ikatan, contohnya dengan membiayai SPP sampai bulan Maret. Setelah ujian, ada perusahaan lain lagi yang memberi tes di bulan Juni.” paparnya.

Setelah tamatan siswa bekerja pun, pihak sekolah masih tetap menjalin komunikasi untuk memantau perkembangannya. Hardoyo menambahkan perusahaan yang telah bekerjasama dengan SMKN 2 Wonosari sekarang adalah kurang lebih 150 perusahaan.

“Sekitar 150 perusahaan baru. Kalau Jakarta sudah menguasai, Kalimantan juga sudah ditambang-tambang, target Surabaya. Daerah timur belum. Hampir semua perusahaan besar di sini, contohnya perusahaan minyak, perusahaan nasional/internasional yaitu PT Denso. Di bidang arsitek PT Indosakti. Per tahun yang aktif sekitar 35. Jumlah perusahaan lain 120 gonta-ganti.” pungkas Hardiyanto. (Gemma).

Komentar

Komentar