UGK Lepas 209 Lulusan dalam Wisuda Tahun 2025

UGK mewisuda 209 mahasiswa. (KH/ Kandar)

GUNUNGKIDUL, (KH),– Universitas Gunung Kidul (UGK) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul dengan sukses menyelenggarakan Wisuda Periode Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Ballroom Hotel Santika, Gunungkidul, dan berlangsung dengan khidmat, Sabtu (13/12/2025).

Sebanyak 209 mahasiswa dari berbagai program studi resmi dikukuhkan sebagai lulusan sarjana. Wisuda ini menjadi momentum penting bagi UGK dalam menandai keberhasilan proses akademik sekaligus pelepasan lulusan untuk berkiprah di dunia kerja dan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Acara wisuda angkatan ke-XVIII ini dihadiri oleh Rektor Universitas Gunung Kidul, para wakil rektor, dekan, ketua program studi, sivitas akademika, tamu undangan, serta orang tua dan keluarga wisudawan. Suasana penuh kebanggaan dan haru mewarnai prosesi pengukuhan para lulusan.

Pada wisuda tahun ini, Universitas Gunung Kidul memberikan penghargaan Mahasiswa Terbaik Universitas Gunung Kidul Tahun 2025 kepada Feri Setiyawan, S.T., mahasiswa Program Studi Teknik Sipil, dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,87. Penghargaan ini diberikan berdasarkan prestasi akademik yang sangat baik, kontribusi aktif dalam kegiatan kampus, serta dedikasi dalam menyelesaikan studi tepat waktu.

Selain itu, UGK juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik dari masing-masing program studi. Penilaian dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan prestasi akademik, keaktifan dalam kegiatan kemahasiswaan, serta capaian non-akademik yang relevan.

Dalam sambutan, Rektor Universitas Gunung Kidul, Dr. Sugiyanto, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa dunia pendidikan tinggi saat ini menghadapi tantangan besar dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan dinamika Revolusi Industri 4.0 dan Masyarakat Industri 5.0 yang terus berkembang dan sulit diprediksi.

Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut menuntut adanya sinergi tanpa batas dari seluruh sivitas akademika dan pemangku kepentingan, termasuk penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi kunci agar UGK mampu berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia yang kompeten dan kompetitif di tingkat lokal, nasional, hingga global.

Lebih lanjut, Rektor menyampaikan bahwa UGK terus berkoordinasi dengan LLDIKTI serta bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Kehadiran Universitas Gunung Kidul sejak awal ditujukan untuk membangun daerah berbasis kearifan lokal, namun tetap bergerak dan berorientasi global.

“Kami menyadari bahwa Universitas Gunung Kidul merupakan perguruan tinggi yang masih terus tumbuh. Untuk itu, dibutuhkan sinergi multi-stakeholder agar kehadiran UGK dapat memberikan dampak positif bagi bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Gunungkidul,” ujarnya.

Selain prosesi pengukuhan, rangkaian acara wisuda juga dimeriahkan dengan penampilan seni tari yang dibawakan oleh UKM Kesenian Mahasiswa Universitas Gunung Kidul.

Dengan terselenggaranya Wisuda Periode Tahun 2025 ini, Universitas Gunung Kidul kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah, khususnya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar

Pos terkait