Sidi Mengayuh Sepeda Menggunakan Tangan

oleh -
Sidi di atas sepeda uniknya. Foto : Atmaja
iklan dispar
Sidi di atas sepeda uniknya. Foto : Atmaja
Sidi di atas sepeda uniknya. Foto : Atmaja

WONOSARI, (KH) — Hidup dalam keterbatasan tidak melunturkan semangat Asmo Suwito (65) warga Wareng 2 Wareng Wonosari untuk tetap aktif berkarya dalam menjalani kehidupan. Semangat Asmo Suwito atau yang lebih akrab dipanggil Sidi membuat seorang dermawan memberikan sepeda unik yang digunakan Sidi untuk beraktivitas.

Salah satu kaki Sidi mengalami kelainan yang menyebabkan kakinya mengecil. Kelainan tersebut berawal dari penyakit gatal yang dideritanya. Alih-alih ingin menyembuhkan penyakitnya, justru setelah melakukan pengobatan kaki Sidi menjadi mengecil.

“Setelah mengecil, kaki kiri saya juga patah akibat tertabrak sepeda motor pada tahun 2005 lalu,” ucapnya, Sabtu (11/04/2015).

Meski harus berhenti beraktivitas beberapa tahun akibat patah tulang yang dideritanya, Sidi tidak putus semangat. Setelah benar-benar sembuh, Sidi langsung menengok keadaan ladangnya.

Aktivitas Sidi berangsur normal kembali, sehingga akhirnya ia dapat pergi ke ladang menggunakan alat sangga (krek). Melihat Sidi yang membawa pakan dengan menggunakan alat sangga, seorang dermawan asal Sleman terketuk untuk memberikan bantuan.

Namanya Bu Sri, saya ditanya, “apa yang dibutuhkan untuk bisa membantu Bapak beraktivitas?”. Lantas saya jawab, “Dulu saya punya sepeda. Saya butuh kendaraan yang bisa digunakan untuk pergi ke ladang.” Demikian cerita Sidi.

Setelah dilakukan beberapa percobaan untuk desain sepeda khusus yang digunakan Sidi, akhirnya pada tahun 2014 lalu ia mendapatkan sebuah sepeda roda tiga. Sepeda yang diberikan kepada Sidi terbilang unik, karena untuk dapat menjalankannya tidak menggunakan kaki untuk mengayuh, melainkan menggunakan tangan.

Adanya sepeda tersebut membuat Sidi mampu beraktivitas seperti biasanya, bahkan ia juga mampu membawa hasil panen ketika musim panen beberapa bulan lalu. “Trimakasih kepada Bu Sri yang sudah mau membantu saya, sekarang saya bisa kembali beraktivitas untuk mencari pakan di ladang,” pungkasnya. (Atmaja)

Komentar

Komentar