Sambutan Tertulis Sultan HB X: Ajak Semua Wujudkan Persaudaraan

oleh -
iklan dispar

WONOSARI, Kabarhandayani.– Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X, memberikan sambutan tertulis dalam Perayaan Paskah Adisyuswa Sinode GKJ (Gereja Kristen Jawa) 2014 yang digelar di Gunungkidul, Sabtu (31/5/2014).

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Assekda I Pemda DIY Drs Sulistyo SH, Gubernur menyatakan bahwa kegiatan keagamaan seperti Paskah Adiyuswa ini akan bermakna apabila warga masyarakat dapat memetik nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Selain itu Gubernur juga menghimbau bagi masyarakat agar selalu menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama.

“Hal yang tak kalah penting bagi setiap umat beragama adalah dapat mewujudkan persaudaraan, atau saling memberi kasih sayang, saling mencintai satu dengan yang lain. Baik dalam hubungan keluarga, kelompok maupun dalam bingkai kemanusiaan. Dengan silaturahmi persaudaraan, dalam konteks persaudaraan sesama orang beriman, dan merentang kepada persaudaraan sesama manusia,” jelasnya.

Gubernur juga menegaskan, bahwa masyarakat agar menerima keberagaman agama sebagai rahmat Tuhan yang harus disyukuri, agar terwujud persatuan dan kesatuan. Masyarakat juga harus membangun persaudaraan dengan membangkitkan kesadaran akan pluralisme.

“Kita harus memupuk terus, karena tidak ada negara di dunia yang rakyatnya sedemikian beragam, baik etnis, agama atau kepercayaan seperti di negara kita ini,” lanjutnya.

Pada akhir sambutannya, Sultan menyampaikan ucapan selamat atas perayaan Paskah Adiyuswa Sinode GKJ 2014 yang bertemakan Merayakan Hidup ini, dengan harapan tercipta keimanan kepada Tuhan yang lebih baik.

Dihubungi secara terpisah, Sekda Kabupaten Gunungkidul Ir Budi Martono, MSi menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memfasilitasi kegiatan perayaan umat Kristiani ini. “Panitia telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan juga Pemerintah DIY dalam melaksanakan pekerjaan besar ini. Ada 12.000-an peserta dan sudah sepuh datang dari 6 provinsi di Jawa. Mereka adalah tamu-tamu kita. Ini bukan semata-mata wewenang Bupati. Dengan semangat kebersamaan dan koordinasi intensif dengan Pemda DIY, Polda DIY, dan Korem, semua telah berjalan lancar. Jalannya acara tadi, kami sudah melapor ke Gubernur,” pungkasnya. (Maryanto, Juju/Jjw).

Komentar

Komentar