Pemkab Berusaha Menambah Bank Sampah

oleh -
iklan dispar

wpid-wp-1448464011710.jpegWONOSARI, (KH) – Persoalan sampah di Gunungkidul memang masih menjadi hal yang belum dapat diselesaikan. Pemkab Gunungkidul terus berusaha untuk mengupayakan mencari solusi yaitu dengan menambah bank sampah.

Kepala Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan Irawan Jatmiko mengatakan, saat ini kesadaran masyarakat Gunungkidul untuk mengelola sampah masih terbilang rendah. Hingga saat ini masih banyak dari sebagian masyarakat yang menerapkan sistem bakar sampah. Ia mengklaim, asap yang dihasilkan dari proses pembakaran sampah itu akan berdampak negatif terhadap lingkungan, yaitu dengan menimbulkan rusaknya lapisan ozon.

“Contohnya masyarakat di pedesaan saat ini banyak yang masih menerapkan sistem bakar sampah. Padahal sitem bakar sampah tersebut tidak baik untuk lingkungan,” katanya saat ditemui KH di kantornya, Rabu (4/5/2016).

Menurutnya, saat ini sampah yang masih banyak dihasilkan masyarakat maupun wisatawan adalah sampah plastik. Seiring berkembangnya pariwisata di Gunungkidul, terutama untuk wisata pantai, wisatawan banyak yang masih meninggalkan sampah plastik dan membuang sampah sembarangan. Ke depan, pihaknya berencana mengkaji pembangunan TPA di beberapa wilayah di Gunungungkidul, terutama di wilayah selatan dekat pantai. Selain itu ia juga berupaya untuk menambah jumlah bank sampah di Gunungkidul.

Saat ini sampah yang dihasilkan masih banyak dan sulit dikendalikan di kawasan wisata. Rencananya dalam setiap kecamatan nantinya akan memiliki satu bank sampah dan kelompok pengelola sampah.

” Semoga ke depannya segera terlealisasi, sehingga pengelolaan sampah dapat dilakukan secara maksimal,” pungkasnya. (Edo)

Komentar

Komentar