Pemadaman Listrik, Pemberitahuan Jangan Cuma Lewat Medsos

oleh -
Perbaikan jaringan listrik. Sumber: PLN
iklan dispar
Perbaikan jaringan listrik. Sumber: PLN
Perbaikan jaringan listrik. Sumber: PLN

WONOSARI, (KH)– Seringnya pemadaman listrik yang terjadi pada beberapa minggu terakhir di wilayah Gunungkidul membuat beberapa warga terhambat aktifitasnya. Khususnya para pelaku bisnis, masalah ini sudah barang tentu akan mengganggu aktifitas usahanya.

Pada hari ini Selasa, (6/9/2016) pemadaman listrik terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Wonosari. Beberapa desa diantaranya Desa Karangrejek, Desa Duwet, Desa Wunung, dan Desa Mulo.

Rejeki, perempuan penjual jus buah dan aneka makanan di Jalan Baron mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi pada hari ini. Kekecewaan para pelanggan juga dirasakannya akibat pemadaman listrik ini.

Ia berharap pemadaman dengan durasi yang hampir sehari seperti ini agar diadakan pemberitahuan terlebih dahulu sehingga aktifitas usahanya tidak terganggu.

“Iya, nggak ada pemberitahuan sebelumnya. Listrik mati sekitar pukul 09.00 hingga 17.00 WIB tadi,” jelas Rejeki.

Ia menyarankan agar pemberitahuan pemadaman seperti ini tidak hanya dilakukan melalui media sosial yang dimiliki PLN. Ia menginginkan pemberitahuan dilakukan lewat cara yang kemungkinan bisa didengar langsung oleh masyarakat banyak.

“Apa susahnya pihak PLN menelpon Kades masing-masing desa agar nantinya bisa disiarkan lewat pengumuman semisal melalui pengeras suara masjid,” imbuhnya.

Pemberitahuan melalui Twitter atau Facebook dirasakannya belum efektif karena tidak setiap orang mengaksesnya. Selain itu informasi semacam ini belum tentu disebarluaskan oleh masyarakat.

“Kalau melalui media seperti itu kan hanya orang-orang tertentu saja yang tahu,” pungkasnya. (S.Yanto).

Komentar

Komentar