Cetak Pengusaha: Rumah BUMN Gunungkidul Gelar Lomba Ide Bisnis

oleh -
Bisnis
Para pemenang Lomba Ide Bisnis berfoto bersama Sekda Gunungkidul, penyelenggara lomba, PLN ULP Gunungkidul serta jajaran Dispussip. (KH/ Kandar)

GUNUNGKIDUL, (KH),– Rumah BUMN Gunungkidul menyelenggarakan inkubasi bisnis dan kompetisi BACA (Bisnis Inkubasi Cerdas Literasi). Melalui program ini diharapkan akan melahirkan pebisnis dengan ide gagasan yang cemerlang. Program inkubasi bisnis ini diselenggarakan mulai tanggal 28 November 2023 hingga 19 Desember 2023. Konsep acara menjadi unik karena memaksimalkan kemampuan berbisnis dengan keahlian menulis dari peserta.

Manager Rumah BUMN Gunungkidul, Edi Dwi Atmaja manyampaikan, kegiatan tersebut didukung oleh PLN PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), lantas bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispussip) Kabupaten Gunungkidul.

“Antusiasme masyarakat terhadap program ini sangatlah tinggi, hal tersebut dapat dilihat dari jumlah minat pendaftar sebanyak 63 peserta. Akan tetapi agar program bisa lebih efektif, hanya diambil 20 peserta dengan ide gagasan bisnis terbaik untuk mengikuti inkubasi bisnis,” terang Edi di Dispussip Gunungkidul, Kamis (21/12/2023).

Sambung dia, hari ini digelar pemaparan atau presentasi 10 finalis dengan karya terbaik. Mereka merupakan hasil seleksi dari 20 peserta yang sebelumnya mengikuti inkubasi bisnis.

“Kami cukup senang melihat antusias masyarakat yang tinggi dalam program ini. Akan tetapi hanya 20 peserta terbaik yang mengikuti inkubasi selama 4 kali pertemuan dan nantinya peserta diminta untuk menuangkan ide bisnisnya kedalam sebuah karya tulis. Dari karya tulis itu diambil lagi 10 finalis untuk mempresentasikan kepada dewan juri,” ungkap Edi.

10 finalis yang lolos pada program BACA telah mempresentasikan ide bisnis yang langsung dinilai oleh dewan juri yang kompeten dari Rumah BUMN Gunungkidul. Dewan juri lain diantaranya dari Dispussip serta BahasaBisnis.id.

Dari hasil penilaian, ada 3 nama pemenang dan 2 lainnya memperoleh penghargaan dengan kategori tertentu. Juara 1 diraih oleh Albertus Tuhu Setyo Nugroho dengan ide bisnis Adhesidev Academy. Ia memaparkan gagasan bisnis yang bergerak dibidang platihan it dan programming.

Juara dua dipegang oleh Ravelino Sutan Aghe yang menelurkan ide bisnis yang menyangkut bidang kesehatan. Idenya dinamai Cegah Stunting dan Ostoeporosis dengan inovasi dan literasi.

Sementara itu, Lathif Zainurrafiq menduduki peringkat 3 dengan ide bisnis virtual assisten & social media management. Nafisa Elfina menyusul menjadi juara favorit dengan ide bisnis pembuatan produk Kribow Mocaf. Lantas Laviotis Thoriq Pradana yang punya ide Go Better Minimarket dinobatkan sebagai penulis potensial.

Sekda Gunungkidul, Sri Suhartanta mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, sebuah wira usaha memang harus disiapkan matang sejak awal. Ide bisnis yang dimiliki haruslah dibuat skema atau perencanaan agar realisasinya jelas.

“Menulis gagasan atau ide untuk masa depan itu penting. Sebab prestasi gemilang, diantaranya dalam dunia bisnis tidak bisa instan, harus disiapkan dan rencanakan secara baik,” pesan dia.

Dalam kesempatan yang sama, Manajer PLN ULP Wonosari, Aligani mengutarakan, pihaknya berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat umum melalui program sosial. Diantaranya dukungan terhadap program kewirausahaan seperti yang telah terlaksana. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar