Pasca Kebakaran, Santri Dipulangkan Untuk Beberapa Waktu

oleh -
Santri berkemas dijemput orang tuannya, Foto: KH/ Kandar
iklan dispar
Santri berkemas dijemput orang tuannya, Foto: KH/ Kandar
Santri berkemas dijemput orang tuanya, Foto: KH/ Kandar

WONOSARI, (KH)— Musibah kebakaran yang menimpa PP Darul Qur’an Wal Irsyad di Jl Nusantara 17, Padukuhan Ledoksari, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari Rabu, (6/1/2016) dini hari selain menelan korban meninggal dan luka-luka, juga membuat santri yang lain syok, trauma juga kehilangan peralatan sekolah dan pakaian.

Untuk diketahui, sesuai data pihak berwajib dan ponpes disebutkan, kebakaran mengakibatkan dua korban luka yakni Keyko Abdul Majid dan Widi Rahmad Suprayogi, serta korban meninggal atas nama Nidhom Al Kafi, santri kelas 8 MTS Darul Qur’an.

Disampaikan Akhiyar salah satu pengurus pondok, api yang membakar bagian atas gedung lantai dua tersebut mengakibatkan kerusakan paling parah pada sisi utara bagian depan dan belakang, semua benda yang berada didalamnya habis hangus terbakar.

Dikatakan, jenis bangunan gedung tersebut memang sedikit yang berbahan kayu, seperti rangka langit-langit dan atap berbahan baja ringan, namun isi ruangan berupa tempat tidur, pakaian, dan buku mudah terbakar.

Akhiyar menambahkan, Gedung yang berisi sedikitnya 190 santri itu terbagi menjadi 40-an anak untuk setiap lokal. Dapat dibayangkan kegaduhan saat kejadian, upaya berlarian sambil menjerit mewarnai detik-detik kebakaran, sebelum akhirnya, sekitar dua jam kemudian api dipadamkan dengan tiga unit mobil petugas pemadam.

Pihak Ponpes untuk sementara waktu mempersilahkan para santri untuk pulang, menenangkan diri dan menghilangkan trauma pasca kejadian. Rabu siang, mereka secara bergantian masuk memungut benda dan perlengkapan yang masih bisa di bawa pulang, seragam sekolah, pakaian, buku-buku, dan lainnya.

Parmanto, salah satu orang tua santri warga Semanu saat datang menjemput anaknya mengaku sangat bersyukur. Karena kebetulan menempati ruang lantai bagian bawah sehingga anak serta barang-barangnya selamat dari kobaran api.

“Alhamdulillah anak saya tidak apa-apa,” ucapnya. Sejak pagi hingga siang, Orang tua, wali atau saudara santri hilir mudik menjemput, untuk yang berdomisili dari Gunungkidul pulang ke rumah masing-masing, sedangkan yang dari luar Gunungkidul serta beberapa santri dari luar pulau jawa ini selain sebagian juga pulang ada yang menginap ditempat saudaranya.

“Sementara kita umumkan hingga Hari Minggu, nanti akan ada pemberitahuan lagi,” pungkas Akhiyar. Pihak berwajib, Polres, Polsek serta dari Labfor Polda telah melakukan olah tempat kejadian perkara, namun belum menyampaikan hasil. (Kandar)

Komentar

Komentar