Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Fisik dan Psikis

oleh -
iklan dispar

WONOSARI, kabarhandayani.–Konsep puasa dalam pandangan Islam secara substansial adalah menahan makan, minum dan menahan nafsu dari terbit hingga terbenamnya matahari yang disertai dengan niat. Namun di luar konsep tersebut, ternyata puasa memiliki tinjauan perspektif dari dunia medis.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, dr. Dewi Irawaty, menjelaskan, selain sebagai kewajiban bagi umat muslim, puasa ramadhan membawa manfaat bagi kesehatan. “Di luar dari sisi agama, puasa bermanfaat bagi kesehatan fisik dan psikis,” ungkapnya pada Jumat (18/7/2014).
Dewi menjelaskan, selama 11 bulan alat pencernaan manusia tidak berhenti bekerja yang diibaratkan seperti mesin yang jika digunakan terus-menerus akan aus. Oleh karena itu, puasa merupakan waktu bagi sistem pencernaan untuk beristirahat dan mengurangi jam kerjanya.
Puasa juga merupakan proses detoksifikasi atau mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Lambung akan bekerja dengan optimal saat berbuka setelah seharian kosong. Selain itu, penyerapan nutrisi akan sempurna sehingga tidak terjadi penimbunan makanan yang tidak terserap sempurna seperti hari-hari biasa.
Selain memiliki manfaat terhadap kesehatan fisik, puasa ternyata juga berpengaruh terhadap kesehatan psikis manusia. Menurut penjelasan Dewi, puasa melatih pengendalian diri manusia seperti tidak mudah emosional, fikiran menjadi rileks dan meningkatkan jiwa sosial.
“Ketika fisik dihubungkan dengan psikis, maka perkembangan psikis pun tidak lepas dari kesehatan fisik. Jadi, ketika berpuasa ada pengendalian emosional, maka akan menurunkan hormon yang menyebabkan adrenalin meningkat, sehingga dapat mencegah penyakit hipertensi dan sebagainya,” tambahnya.
Lanjut Dewi, semua manfaat puasa baik bagi kesehatan fisik dan psikis pun harus diimbangi dengan pola makanan yang sehat dan teratur, baik ditinjau dari sisi jenis dan jumlahnya. Sebaiknya mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung serat, seperti sayuran dan buah-buahan.
Dewi menambahkan, orang yang melaksanakan ibadah puasa pun dianjurkan untuk mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh, karena dengan segala aktifitas ketika berpuasa akan membuat ketersediaan cairan tubuh berkurang. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk minum 1,5 hingga 2 liter secara bertahap, misalnya buka 2 gelas, malam 4 gelas dan waktu sahur 2 gelas. “Makanannya pun juga harus diperhatikan, sebaiknya ketika berbuka puasa lebih memilih makanan yang ringan dahulu, dan cara makannya harus bertahap agar sistem pencernaannya pun tidak kaget,” pungkas Dewi.(Mutia/Tty)

Komentar

Komentar