Liburan Julia Tak Sekedar Bernilai Edukasi

oleh -
iklan dispar

JULIA-SAPTOSARI, (KH) – Bagi sebagian besar anak sekolah sepekan terakhir merupakan waktu yang sangat menyenangkan, selain libur sekolah saat ini bersamaan dengan libur Natal dan sebentar lagi perayaan Tahun Baru 2015.

Sejak hari pertama libur pada senin lalu sebagian besar anak seakan lepas dari beban ujian semester sebelumnya. Banyak diantara mereka memanfaatkan waktu untuk rekreasi, jalan-jalan serta bermain bersama keluarga juga teman-temannya.

Berbeda dengan gadis cilik yang satu ini, libur sekolah, ia manfaatkan untuk membantu neneknya, tanpa perasaan gengsi atau malu jika bertemu kawan-kawannya, ia membawa zak dan sabit menyisir pinggir jalan yang lebat ditumbuhi oleh rumput.

Dengan kain gendong diikatkan di pinggang, ia lihai menggerakkan sabit memangkas rumput. Ia sedang mencari pakan ternak untuk empat ekor kambing yang dipelihara neneknya.

“Kelas 4 SD,” jawabnya singkat sambil menunduk. Ketika anak seumuran dia dilarang menyentuh benda-benda tajam, Ia sudah terbiasa menggunakan sabit. Bocah yang belakangan diketahui bernama Julia ini ternyata merupakan anak yatim dari pasangan Almarhum Ngadimin dan Ruswanti.

Dikatakan Anik warga Saptosari, Julia tinggal bersama neneknya di Desa Girisekar, Panggang. Sedangkan ibunya bekerja di Kalimantan. Ketika ditanya soal liburan sekolah  Julia hanya menggelengkan kepala sambil tersenyum.

“Hanya tinggal sama neneknya, kebetulan juga kurang nampu,” katanya, Sabtu, (27/12).

Banyak pendapat muncul, bagi pelajar alangkah lebih baik jika melakukan aktivitas liburan hendaknya bernilai edukasi mengingat statusnya sebagai pelajar, menurut Anik yang juga guru itu apa yang dilakukan Julia lebih dari itu, yang ia lakukan adalah pembelajaran hidup.

“Ya itulah, dia telah belajar mengenai hidup,” tukasnya. (Kandar)

Komentar

Komentar