KPUD Perketat Perekrutan PPS dan KPP

oleh -
pengisian formulir calon pps. Foto : Juju
iklan dispar
pengisian formulir calon pps. Foto : Juju
pengisian formulir calon pps. Foto : Juju

WONOSARI, (KH) — Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPUD) Gunungkidul, Muh. Zaenuri Ikhsan mengatakan, pihaknya akan memperketat perekrutan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Desember mendatang.

“Petugas PPK dan PPS yang akan kita pakai, adalah mereka yang memiliki integritas tinggi. Tentunya bukan petugas yang pernah bermasalah,” kata Zaenuri di KPUD Gunungkidul, Selasa (5/5/2015).

Pihaknya juga menegaskan, untuk perekrutan PPS yang dilaksanakan oleh Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), harus dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Rekomendasi calon PPS yang diberikan oleh kepala desa, harus orang yang bisa dipertanggungjawabkan.

“Kepala desa harus netral dalam memberikan rekomendasi calon petugas PPS. Jangan sampai orang yang direkomendasikan terlibat dalam tim sukses salah satu calon,” tegasnya.

Zaenuri berharap, dalam memberikan rekomendasi kepala desa harus memperhatikan integritas calon PPS tersebut, karena petugas PPS nantinya dituntut untuk bisa mengoprasikan komputer, seperti program exel.

“Kita berharap pihak desa mau membuka perekrutan PPS ini secara terbuka, sehingga PPS yang direkomendasikan kepala desa, nantinya bisa mendapatkan orang yang benar-benar berintegritas,” katanya.

Sementara, Komisinoner KPUD Gunungkidul, Ahmad Ruslan Hani menambahkan, untuk perekrutan anggota Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK), KPU Gunungkidul membuka pendafataran selama 7 hari mulai dari tanggal 29 April hingga 5 Mei 2015.

Beradasarkan Surat Edaran (SE) KPU DIY Nomor 558/KPUDIY/013/IV/2013 pendafataran setiap kecamatan di batasi 10 orang. Jika rekrutmen selama 7 hari tersebut belum memenuhi kuota, KPU akan memperpanjang pendaftaran tambahan selama 3 hari.

“Jumlah PPK yang dibutuhkan di Gunungkidul 90 orang. Sedangkan untuk PPS 342 orang; untuk PPK satu kecamatan ada 5 orang. Sementara untuk PPS 1 desa 3 orang,” jelasnya.

Lebih lanjut Ahmad menjelaskan, hingga hari terakhir pendafataran, KPUD mencatat ada sejumlah kecamatan masih minim jumlah pendaftar. Dia menyebutkan kecamatan tersebut di antaranya Kecamatan Patuk, Girisubo, Rongkop, Tepus, Girisubo dan Purwosari.

“Baru ada sekitar tiga sampai empat orang pendaftar di enam kecamatan tersebut. jika belum memenuhi kuota pendafataran, akan kita perpanjang hingga tiga hari ke depan,” paparnya.

Pihaknya berharap, petugas PPK dan PPS yang nantinya diterima, dapat bekerja dengan jujur; selalu mengedepankan independensi dan netralitas, sehingga proses pemilihan kepala daerah yang rencananya digelar Desember mendatang dapat berjalan dengan jujur dan adil.

Ahmad mengatakan, setelah seleksi administrasi dilaksanakan, calon anggota PPK yang lolos seleksi administrasi akan dilakukan uji kopentensi melalui tes tertulis dan wawancara. Selain itu KPUD juga akan melakukan rekam jejak bahwa calon PPK bukan petugas PPK yang sebelumnya pernah menjadi petugas PPK dalam dua periode.

“Perekrutan PPK dan PPS ini memang akan kita lakukah dengan sangat selektif, karena petugas ini merupakan ujung tombak pelaksaanaan pemilkada mendatang,” tandasnya.

Data yang diperoleh di KPUD Gunungkidul, jumlah pendaftar PPK hingga pukul 11.00 WIB tercatat 112 orang. Jumlah tersebut terus bertambah seiring banyaknya calon yang menyerahkan formulir di Kantor KPUD Gunungkidul. (Juju)

Komentar

Komentar