Kelulusan Siswa SMK Maarif Playen Capai 100%

oleh -
Kepala SMK Maarif Playen menyerahkan tanda kelulusan kepada siswa. KH/Sarwo.
iklan dispar
Kepala SMK Maarif Playen menyerahkan tanda kelulusan kepada siswa. KH/Sarwo.
Kepala SMK Maarif Playen menyerahkan tanda kelulusan kepada siswa. KH/Sarwo.

PLAYEN, (KH)— Sebanyak 21 Peserta Ujian Nasional SMK Ma’Arif Playen dinyatakan lulus semua atau kelulusannya mencapai 100%. Tahun ini siswa yang lulus sebanyak 21 anak, terdiri dari 20 putra dan 1 putri.

Kepala SMK Ma’Arif Ninik Suratminingsih SPd menyatakan, kelulusan tahun ini cukup menggembirakan, semua bisa lulus dengan baik. Menurutnya, kelulusan siswa-siswi SMK Maarif Playen berkat ketekunan anak dalam mengikuti proses belajar di sekolah, dan juga berkat kesabaran para guru dalam menyiapkan siswa menghadapi Ujian Nasional.

Ninik mengakui, siswa-siswinya di sekolahnya merupakan anak-anak yang kurang beruntung nasibnya. Mereka yang masuk ke SMK Maarif Playen merupakan siswa yang dahulu tidak diterima di sekolah negeri. Lebih lanjut dinyatakan, SMK Maarif Playen juga menyadari bahwa anak-anak tersebut harus diterima untuk dapat melanjutkan sekolah di sekolah ini, dengan harapan anak-anak setidaknya mampu menyelesaikan jenjang pendidikan SMK sehingga mampu mempersiapkan masa depannya dengan lebih baik.

Para siswa sekolah ini merayakan kegembiraan kelulusannya dengan bersahaja. “Pakai pilox nggak boleh, pakai bolpoin saya,” kata salah seorang siswa SMK Ma’arif Playen.

Sementara, 93 siswa peserta Ujian Nasional di SMK Muhammadiyah 2 Playen juga dinyatakan lulus sekolah semua. Sekolah ini meluluskan 28 siswa dari Jurusan Otomotif Kendaraan Ringan, 28 siswa dari jurusan Akuntansi, dan 42 siswa dari jurusan Administrasi Perkantoran.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Playen Drs H Sugiran didampingi Waka Kurikulum Drs M Rokhis menyatakan, semua peserta ujian nasional dinyatakan lulus 100%. Nilai UN tertinggi diraih Arilia Gita Dramani dengan jumlah nilai 351,6, dengan rata-rata nilainya 87,9.

Berita menggembirkan diperoleh untuk siswa jurusan Otomotif, sebelum pengumuman kelulusan, ada 6 anak yang diterima di Pabrik Toyota Astra Motor Jakarta. Mereka sudah berangkat bekerja pada 9 Mei 2015 lalu. (Sarwo)

Komentar

Komentar