Hujan Kiriman, Menguntungkan Petani

oleh -
kadhung tresno

GEDANGSARI, kabarhandayani.– Hujan selama beberapa hari yang terus menerus mengguyur wilayah Gunungkidul membuat petani tersenyum gembira. Pasalnya, petani tidak perlu menyirami tanaman yang ditanam untuk mengisi lahan di musim kemarau.
Petani yang biasanya mengisi lahan dengan tanaman padi di musim hujan kini menamam tanaman kacang-kacangan dan jagung. Tanaman ini dipilih karena tidak memerlukan air yang cukup banyak seperti padi.
Meskipun beberapa masyarakat mengeluhkan cuaca yang tidak bersahabat, Sudiyati (49) warga Padukuhan Ngalang, Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul mengaku bersyukur dengan turunnya hujan yang cukup.
“Kalau tidak turun hujan, harus menyirami. Biasanya mengambil air di sungai memakai selang,” ungkapnya pada Kamis (17/7/2014).
Sudiyati menjelaskan, di atas lahan seluas 0,25 hektar miliknya, ia menanam kacang hijau, kacang tanah dan jagung. Tanaman ini dipilih karena hasilnya lebih menguntungkan dan laku dijual.
Berdasarkan penuturan Sudiyati, tanaman-tanaman ini juga dipilih karena periode tanam hingga panen tidak terlalu lama. Tamanan ini akan panen setelah 3 bulan ditanam yakni sekitar bulan September, setelah itu lahan akan ditanami padi karena sudah memasuki musim penghujan.
Hal senada juga diungkapkan oleh Tumiyati (51) yang menanam kacang panjang di lahannya. “Harusnya sudah musim kemarau, tetapi syukur kemarin hujan. Jadi tidak perlu capek-capek ngangkat air dari sungai,” pungkas Tumiyati. (Mutiya/Hfs)

Komentar

Komentar