Center of Excellence, Upaya SMK Muh 1 Wonosari Cetak Siswa Unggul

oleh -
Peringatan ulang tahun SMK Muhammadiyah 1 Wonosari ke 53. (KH/ Edi Padmo)

WONOSARI (KH)–Tantangan terbesar dari sebuah sekolah menengah Kejuruan adalah menciptakan lulusan yang siap kerja, mumpuni dalam skill dan punya kepribadian. Tantangan ini dijawab oleh SMK Muhammadiyah 1 Wonosari. Diusianya yang sudah lebih setengah abad, atau tepatnya ke 53 tahun, menjadikan SMK Muhammadiyah 1 Wonosari terus mengembangkan berbagai inovasi untuk mencetak lulusan unggulan terbaik. Sekolah Menengah Kejuruan yang dijuluki SMK Muhi Kanada ini bahkan menjadi sekolah satu – satunya yang lolos seleksi “Sekolah Model Unggulan Mutu Pendidikan” di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“SMK Muhammadiyah Wonosari menjadi salah satu sekolah swasta terbaik di Kabupaten Gunungkidul yang dijuluki Center Of Excellence (Pusat Keunggulan)”, ujar Tsulistianta Subhan Aziz, M.pd, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Wonosari saat ditemui usai memperingati Milad yang ke 53 pada Minggu (28/02/2021) kemarin.

Aziz menyatakan, sekolah yang dipimpinnya ini sekarang memiliki 7 jurusan kompetensi keahlian. Kompetensi keahlian tersebut yakni Akutansi dan Keuangan Lembaga, Tata Boga, Multimedia, Perbankan Syariah, Animasi (Kelas Industri), Farmasi Klinis dan Teknik Bisnis Sepeda Motor (Otomotif). Bahkan, dia melanjutkan, bahwa setiap kompetensi keahlian/ jurusan ini sudah menghasilkan produk. Seperti jurusan Tata Boga yang berhasil membuat prodak Usaha Kecil Menengah (UKM) bakpia.

“Produk ini menggunakan bahan lokal asli Gunungkidul dan telah dipasarkan ke berbagai daerah,” imbuh Azis

“Saat ini jumlah siswa kami sebanyak 597 siswa, di setiap kompetensi keahlian itu, kami  telah bekerjasama dengan sebuah perusahaan besar yang tersebar di wilayah Indonesia. Sehingga setiap siswa yang lulus dari sekolahnya dapat langsung bekerja di perusahaan sesuai bidangnya,” lanjutnya.

Menurut Aziz, hal tersebut merupakan salah satu syarat menjadi sekolah Center Of Excellence (pusat keunggulan). Sekolah harus menciptakan lulusan yang siap kerja dan cepat kerja. SMK Muhammadiyah 1 Wonosari menerapkan budaya industri, dan sudah terbukti banyak perusahaan besar yang merekrut pekerja dari siswa – siswi lulusan sekolah ini.

Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gunungkidul, Ngatemin yang hadir dalam acara Milad SMK ke 53 menyatakan bahwa  kedepan sekolah harus mencetak lulusan yang unggul baik dari sisi produksi, ilmu maupun akhlaknya.

“Peran Sekolah tidak hanya menciptakan lulusan yang mumpuni dalam Skill, tapi juga mumpuni dalam akhlak dan kepribadian, sehingga sekolah bisa berfungsi  menjadi lembaga yang mendidik kader umat,” ujarnya.

Ngatemin berharap, bagaimana peran sekolah ini akan tetap menjadi wahana dan sarana dakwah, serta berfungsi untuk menyiapkan kader pembangunan bangsa yang unggul. Dia juga berharap sekolah harus tetap menjaga Al Islam Kemuhamadiyahan dengan tetap berpegang pada aqidah, ibadah serta akhlak.

“Pendidikan karakter siswa ini, menjadi hal yang sangat penting untuk menjadikan para siswa memiliki pribadi yang kokoh, sebagai modal bagi siswa untuk meraih prestasi yang lain,” pungkas Ngatemin. [Edi Padmo]

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar