Bangunan Madrasah Ibtidaiyah Nyaris Roboh, Ditanggapi Anggota DPRD

oleh -
Kondisi SD MI Wonosobo Tanjungsari. Foto : KH/Dwianjani
kadhung tresno
Kondisi SD MI Wonosobo Tanjungsari. Foto : KH/Dwianjani
Kondisi SD MI Wonosobo Tanjungsari. Foto : KH/Dwianjani

WONOSARI, (KH) — Buruknya kondisi bangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Wonosobo, Tanjungsari, membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul akan memanggil Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, serta Kementrian Agama guna membahas persoalan tidak adanya biaya operasional sekolah tersebut.

Wakil Ketua Komisi C Gunungkidul, Heri Nugroho menjelaskan, dalam waktu dekat akan menjalin komunikasi intensif dengan pihak-pihak terkait, kendati sekolah tersebut di bawah naungan yayasan.

“Walaupun begitu, banyak murid kita yang di sana. Kita segera komunikasikan,” ucapnya, Jumat (07/08/2015).

Ia menambahkan, alasan kurangnya biaya operasional untuk fasilitas penunjang bagi para murid, nantinya akan dibahas dalam APBD Perubahan. Sementara, untuk kabar mengenai akan dipindahnya proses belajar mengajar di tenda darurat, mengingat gedung sudah membahayakan bagi siswa; Heri mengatakan, agar nantinya akan dibuatkan ruang kelas sementara seperti di balai desa.

“Jangan di tenda. Kita carikan tempat yang lebih layak,” tandasnya. (Maria Dwianjani)

Komentar

Komentar