Andalkan Bahan Baku Lokal, Oleh-Oleh Ini Laris Digemari Wisatawan

oleh -
kadhung tresno
image
Sri Marjono dengan Produk Olahannya

WONOSARI, (KH)— Kini, produknya mencapai belasan jenis, Aneka makanan olahan/ camilan yang dibuatnya sebagian besar menggunakan bahan baku lokal saja.

Sewaktu usahanya dimulai Tahun 2005 silam, memang pasar produknya hanya sebatas dititipkan di warung-warung kecil, inovasi olahan produk dan jenis baru satu demi satu ditambahkan, lantas seiring berjalannya waktu produknya semakin dikenal, hingga saat ini telah merambah hampir sebagian besar toko oleh-oleh yang ada di Gunungkidul.

“Produk kami diantaranya; kripik rumput laut, krispy ikan wader, kripik pisang, kripik pare, krispy garut, manggleng goreng, kripik bakso tuna, dan masih banyak lagi. Terkadang juga buat krispi atau puding labu kalau sedang musim labu,” papar Sri Marjono, pemilik usaha olahan makanan bermerek M’Numani saat ditemui pada pembukaan warung makan miliknya, Senin, (2/11/2015).

Ditambahnya jenis usaha berupa warung makan sangat beralasan, tempat produksi olahan yang berada di Jl.Baron Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari dinilai cukup strategis untuk usaha oleh-oleh dan warung kuliner yang baru dibukanya, karena merupakan jalur padat menuju destinasi wisata pantai.

“Rata-rata tiap minggu kami kirim ke toko oleh-oleh sekitar 200-an lebih kemasan tiap jenis olahan, kripik rumput laut paling laris,” ungkapnya.

Sri menambahkan, hampir sebagian besar bahan baku Ia peroleh dari lokal Gunungkidul saja, seperti ketela, rumput laut, ikan wader, garut dan lainnya. (Kandar)

Komentar

Komentar