Warga Sekitar TPAS Wukirsari Manfaatkan Biogas Olahan Sampah

oleh -
Warga Baleharjo pemanfaat biogas dari TPAS Wukirsari. KH/ Edo
iklan dispar
Warga Baleharjo pemanfaat biogas dari TPAS Wukirsari. KH/ Edo
Warga Baleharjo pemanfaat biogas hasil pengolahan sampah di TPAS Wukirsari. KH/ Edo

WONOSARI, (KH)— Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan (Kapedal) akhirnya berhasil mengolah kemudian mengubah sampah menjadi biogas metana di TPAS (Tempat Pengelolaan Akhir Sampah) yang berada di Padukuhan Wukirsari, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari, sehingga dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Puluhan warga padukuhan Wukirsari sekarang bisa menghemat pengeluaran kebutuhan rumah tangga dengan adanya biogas metana hasil pengelolaan sampah yang dibuat oleh Kapedal ini.

Salah satu warga pengguna biogas yang ditemui KH, Bayu Prihartanto mengatakan, dengan adanya bantuan biogas yang diberikan oleh KAPEDAL, dirinya mengaku dapat menghemat pengeluaran kebutuhan rumah tangga.

“Yang jelas lebih hemat, untuk memasak  juga lebih cepat matang,” ujuarnya saat ditemui dirumahnya, Jum’at (10/6/2016) Siang.

Sementara itu Kepala Kapedal Kabupaten Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan, dibuatnya biogas ini merupakan langkah optimalisasi daur ulang sampah yang semakin hari semakin banyak, selain itu juga untuk mengurangi bau sampah yang dihasilkan.

” 1 ton sampah yang diolah bisa menjadi 5 kilogram biogas,” Jelasnya saat ditemui di TPAS Wukirsari.

Irawan berharap, kedepan, jumlah warga pemanfaat biogas hasil dari pengelolaan sampah dapat bertambah. “Saat ini baru 20 warga yang menggunakan biogas pengolahan sampah,” Tambahnya. (Edo)

Komentar

Komentar