Warga Non Muslim Ikut dan Bantu Kelancaran Syawalan Jamaah Masjid di Wonosari

oleh -
Toleransi
Warga non muslim bantu kelancaran syawalan di Tegalsari, Siraman, Wonosari. (ist)
iklan golkar idup fitri

GUNUNGKIDUL, (KH),– Suasana hangat penuh keakraban antar umat beragama nampak di Masjid Al Mutaqien Padukuhan Tegalsari, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, Senin, (2/5/2022).

Seperti biasa, usai digelar salat Idul Fitri jamaah masjid tersebut menggelar tradisi syawalan. Namun, syawalan atau momentum bermaaf-maafan tak hanya diikuti warga muslim saja. Warga non muslim yang tinggal di sekitar masjid juga turut hadir dan membaur ikut serta pada agenda tahunan tersebut.

Tak hanya sebatas ikut dalam agenda syawalan, sebagian warga non muslim turut membantu kelancaran acara.

Ketua RT 07 Tegalsari, Parwoto menyampaikan, tradisi yang diikuti umat muslim dan umat agama lain itu telah berlangsung lama.

“Selain ikut dalam syawalan, saudara yang beragama selain Islam biasanya membantu keamanan lalu lintas,” kata Parwoto disela acara.

Kebetulan, lanjutnya, masjid di wilayahnya itu berada tepat di pinggir Jalan Baron. Salah satu jalur padat di pinggiran Kota Wonosari, Gunungkidul.

“Mereka membantu mengatur lalu lintas dan membantu warga yang hendak menyeberang jalan menuju masjid,” ujarnya lagi.

Toleransi dan kerukunan antar umat beragama yang telah berlangsung turun temurun di wilayahnya itu ia nilai patut dipertahankan terus menerus.

“Memang bukan saudara seiman, tapi ini wujud persaudaraan sesama makhluk sosial atau sesama manusia,” tukas Parwoto. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar