Titiek Soeharto Serahkan Bantuan Program KRPL Dan PPMPBK

oleh
Titiek Soeharto dalam sebuah kunjungan di Desa Kepek.
Titiek Soeharto  dalam sebuah kunjungan di Desa Kepek.
Titiek Soeharto dalam sebuah kunjungan di Desa Kepek.

WONOSARI, (KH)— Anggota Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, SE, atau lebih dikenal Titiek Soeharto menyerahkan 20 Paket bantuan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dan 5 Paket Pengembangan Perhutanan Masyarakat Pedesaan Berbasis Konservasi (PPMPBK) pada kunjungannya ke Gunungkidul, Senin, (7/11/2016).

Disela penyerahan, ia didampingi anggota DPRD DIY, Slamet Harjo dan juga Bupati, serta beberapa Muspida dan SKPD melakukan kunjungan ke sejumlah tempat, diantaranya pasar Argosari dan salah satu kelompok penerima di Desa Kepek, Wonosari.

Dalam sambutan ia menyampaikan, bantuan yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu masing-masing senilai Rp. 15 juta untuk program bantuan KRPL dan masing-masing Rp. 50 juta untuk program PPMPBK.

“Program KRPL dari Kementrian Pertanian ini mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan untuk menyediakan pangan yang berkualitas dan beragam bagi keluarga,” ujarnya.

Sambung dia, tujuan pengembangan KRPL antara lain memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga dan masyarakat melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan secara lestari serta mengembangkan kegiatan ekonomi produktif keluarga sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menciptakan lingkungan hijau yang bersih dan sehat secara mandiri.

Sedangkan untuk program PPMPBK, terangnya, merupakan program dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yakni kegiatan usaha tani konservasi berupa penanaman yang dapat dilengkapi dengan pembuatan atau pemeliharaan bangunan konservasi tanah dan air, serta aneka usaha kehutanan berupa pengembangan Hasil Hutan Bukan Kayu unggulan antara lain lebah madu, sutera alam, bambu, rotan, nyamplung dan gaharu serta bantuan komoditi peternakan/perikanan.

“Tujuan PPMPBK adalah memperbaiki kondisi DAS sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi pedesaan dan pendapatan kelompok masyarakat melalui kegiatan aneka usaha perhutanan berbasis konservasi,” urai Titiek. (Kandar)

Komentar

Komentar