Festival Kethoprak Dimulai, Perebutkan Piala Bergilir Bupati Dan Uang Puluhan Juta

oleh -
Kepala Bidang Budaya Disbudpar Gunungkidul, Ristu Raharjo. KH/ Kandar
iklan dispar
Kepala Bidang Budaya Disbudpar Gunungkidul, Ristu Raharjo. KH/ Kandar
Kepala Bidang Budaya Disbudpar Gunungkidul, Ristu Raharjo. KH/ Kandar

WONOSARI, (KH)— Festival Kethoprak 2016 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gunungkidul dimulai, pembukaan sekaligus pementasan awal akan dilangsungkan pada, selasa, (8/11/2016) malam.

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung kesenian wonosari ini diikuti oleh perwakilan 18 kecamatan se Gunungkidul. Kepala Bidang  Budaya Disbudpar Gunungkidul, Ristu Raharjo mengatakan, melalui festival tahunan ini akan diambil 5 pemenang.

“Peserta memperebutkan piala bergilir bupati serta sejumlah uang pembinaan, mengenai lakon yang ditampilkan masing-masing peserta kita bebaskan,” katanya disela persiapan pementasan.

Mengenai besaran uang pembinaan ia merinci, urut dari juara satu hingga lima yakni Rp, 20 juta, Rp. 17,5 juta, Rp. 15 Juta, lantas Rp. 12,5 juta dan terakhir Rp. 10 juta. Dikatakan, sebelum sampai pada tahap pementasan masing-masing kontingen mendapat pembinaan mulai dari sutradara, peñata laku, pemilihan kostum, musik pengiring dan lain sebagainya.

Ristu menambahkan, tujuan dari festival ini merupakan upaya pelestarian yang mencakup tiga hal diantaranya; melindungi, memanfaatkan dan mengembangkan. Selain itu juga sebagai upaya regenerasi pelaku seni budaya dimasing-masing wilayah.

“Kita wajibkan maksaimal peserta berumur 40 tahun, hampir sebagian dari keseluruuhan peserta yang terlibat merupakan remaja,” terangnya. Sesuai jadwal selama enam hari kedepan setiap malamnya akan dipentaskan 3 kontingen.

Jadwal pementasan serta masing-masing lakon yang dimainkan sebagai berikut; Selasa, (8/11/2016) Rongkop: Sukra Sutikna, Semanu: Kembang Katresnan, Tepus: Sukra Sutikna. Rabu, (9/11); Nglipar: Rara Mangli, Panggang: sagopi, Playen: Rembulan Wungu. Kamis, (10/11) Gedangsari: Glugu Ketrusupan Ruyung, Ngawen: Banten Kamurkan, dan Patuk: Tumenggung Mayang.

Kemudian pada Jumat, (11/11) Tanjungsari: Rembulan Wungu, Saptosari: Korbaning Gegayuhan, dan Karangmojo: Pikat Saput Mataram. Sabtu, (12/11) Paliyan: Joko Shandi, Girisubo: Pedhut Jatisrono, Ponjong: Tumapaking Rasulan Sumber Ponjong, Minggu, (13/11) Semin: Kembang Katresnan, Wonosari: Rengganis, Purwosari: Pabaratan Kang Pungkasan. (Kandar)

Komentar

Komentar