Tingkat Partisipasi Pemilih di Gunungkidul Menurun

oleh -
kadhung tresno

WONOSARI, kabarhandayani.– Pemilihan Presiden (pilpres) 9 Juli 2014 di Kabupaten Gunungkidul berdasarkan koordinasi hasil rekapitulasi di tingkat Panitia pemilihan Kecamatan (PKK), tingkat partisipasi pemilih mengalami penurunan jika dibandingkan pada pemilu legislatif (pileg) April lalu.

Di Gunungkidul penurunan partisipasi pemilih mencapai 2,5 persen. Di mana tingkat partisipasi Pileg 77 persen, sementara pada pilpres 9 Juli hanya mencapai 72,52 persen.

Devisi Teknis Penyelenggara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul Ahmad Ruslan Hani mengatakan, pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail faktor apa yang menyebabkan menurunya partisipasi pemilih pada Pilpres kemarin.

“Hasil rekap perolehan suara dua Capres masih berada di dalam kotak dari PPK, Saat ini logistik sudah kita tarik ke KPU, Rekap baru akan kita lakukan besok 16 Juli 2014. Hasil ini baru tahap koordinasi dengan PPK,” kata Ahmad kepada Wartawan, Selasa (15/7/2014).

Terkait penyebab penurunan tingkat pemilih pihaknya tidak bisa membeberkan secara pasti. Menurutnya, ada banyak faktor mulai dari banyaknya masyarakat yang merantau, hingga masyarakat yang memang tidak menggunakan hak pilihnya.

Hani menambahakan, KPU Gunungkidul saat ini sudah menyelesaiakan rekapitulasi perhitungan suara di tingkat kecamatan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Selanjutnya pada 16-17 Juli 2014 akan diadakan rekapitulasi di tingkat kabupaten, sedangkan tanggal 20-22 Juli rekapitulasi tingkat akhir oleh KPU Pusat.

“Untuk proses rekapitulasi Desa atau PPS yang dikerjakan tanggal 10-12 berlangsung lancar, ditingkat PPS/ Desa juga lancar, sementara di tingkat PPK terpantau juga tidak ada kendala,” pungkasnya. (Juju/Hfs)

Komentar

Komentar