Isi MOPDB dengan Sosialisasi Tatib Lalulintas

oleh -
kadhung tresno

WONOSARI, kabarhandayani.– Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB) atau lebih familiar dengan Masa Orientasi Siswa (MOS) kini tidak lagi hal yang identik dengan keganasan senior untuk memuaskan keisengannya kepada junior atau siswa baru. MOPDB kini sudah bukan lagi hal yang mengerikan namun kegiatan yang positif.

Kegiatan MOPDB yang biasanya hanya diisi oleh senior atau kakak kelas, ada beberapa sekolah di Gunungkidul yang materinya disampaikan oleh pihak kepolisian. Salah satunya adalah materi-materi dalam bentuk sosialisasi kepada peserta didik berupa ketertiban berlalu lintas.

Ipda Jarwanto SH, Kanit Dikyasa lalu lintas Gunungkidul yang turut dalam sosialisasi tersebut menjelaskan, ada tiga hal yang menjadi bahan sosialisasi, yaitu kenakalan remaja dan seks bebas, NAPZA dan tertib lalu lintas.

“Sekarang MOS tidak boleh dengan fisik dan ini merupakan kerjasama dari pihak kepolisian, Disdikpora dan sekolah. Pihak sekolah yang mengajukan untk mengisi kegiatan MOS,” jelasnya pada Selasa (15/7/2014).

Jarwanto memaparkan, sosialisasi dimulai sejak Senin hingga Jumat besuk. Sosialisasi dilakukan pada 15 sekolah atau diberikan kepada siswa yang sekolahnya mengajukan permintaan.

Berdasarkan penuturan Jarwanto, sosialisasi tersebut diberikan kepada peserta didik baru, mulai dari siswa SMP, MTs, SMA, SMK dan MA. Khusus untuk tata tertib lalu lintas, yang setara dengan SMA diberi pengertian tentang cara berkendara yang baik dan safety riding. Sedangkan untuk siswa SMP lebih pada akibat naik motor ketika belum cukup umur.

“Harapannya sosialisasi ini bermanfaat bagi siswa dan dapat mengisi kegiatan MOS dengan hal yang bermanfaat,” pungkas Jarwanto. (Mutiya/Hfs)

Komentar

Komentar