Tiga SMA di Gunungkidul Siap Laksanakan Kurikulum 2013

oleh -
Tuniyah MPd saat memberikan pelatihan dan pendampingan kurikulum 2013 di SMAN 1 Tanjungsari. KH/ S.Yanto
iklan dispar
Tuniyah MPd saat memberikan pelatihan dan pendampingan kurikulum 2013 di SMAN 1 Tanjungsari. KH/ S.Yanto
Tuniyah MPd saat memberikan pelatihan dan pendampingan kurikulum 2013 di SMAN 1 Tanjungsari. KH/ S.Yanto

WONOSARI, (KH)— Pelaksanaan kurikulum 2013 yang sempat dihentikan oleh pemerintah pada beberapa sekolah kini resmi diberlakukan kembali. Kurikulum ini telah mengalami revisi dan terdapat beberapa perubahan di dalamnya.

Beberapa SMA di Gunungkidul yang telah menjalankan kurikulum 2013 sejak era Pemerintahan SBY adalah SMA 1 Wonosari, SMAN 2 Wonosari, SMAN 2 Playen, SMAN 1 Karangmojo. Sementara pada tahun pelajaran 2016/2017 tiga sekolah akan segera menerapkan kurikulum 2013, yaitu SMAN 1 Tanjungsari, SMAN 1 Semin, dan SMAN 1 Playen.

Ketiga sekolah ini terpilih karena dianggap telah memiliki kesiapan menjalankan kurikulum baru. Salah satu kriteria yang diperhatikan adalah sekolah ini telah mampu memenuhi kuota jumlah siswa baru pada beberapa tahun terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah terkait telah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dalam menjalankan tugas pelayanan pendidikan.

Tuniyah MPd, salah satu pengawas sekolah di jajaran Dinas  Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul menuturkan buku paket penunjang kurikulum 2013 telah disiapkan dan siap didistribusikan ke tiap sekolah. Buku-buku ini nantinya akan dijadikan buku pegangan siswa dan buku pegangan guru.

“Buku-buku sudah dipersiapkan nanti tinggal dikomunikasikan antara pihak sekolah dengan Dinas,” ungkapnya Kamis (14/7/2016).

Selama ini ketiga sekolah terpilih telah memulai mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. Khususnya guru, mereka telah diberi pelatihan terkait pelaksanaan kurikulum 2013.

Terakhir, secara serentak ketiga sekolah ini menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan kurikulum 2013 pada Kamis (14/7/2016) di sekolah masing-masing yang dibimbing oleh instruktur kabupaten dan pengawas sekolah.

“Persiapan SDM adalah hal yang mutlak perlu dilakukan. Sesuai instruksi, berbagai pelatihan telah dilakukan terhadap para guru untuk menunjang program pemerintah ini. Tidak hanya guru, semua stakeholder sekolah diwajibkan mengikuti pendampingan dan pelatihan kurikulum ini,” lanjut Tuniyah.

Ke depan, semua SMA di Gunungkidul akan melaksanakan kurikulum 2013. Penyelenggaraan kurikulum ini akan dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan kesiapan masing-masing sekolah. (S. Yanto)

Komentar

Komentar