Tanaman Kerdil, Petani Tembakau di Semin Resah

oleh -
Lahan Tembakau di Semin.KH/Dwianjani
iklan dispar
Lahan Tembakau di Semin.KH/Dwianjani
Lahan Tembakau di Semin.KH/Dwianjani

WONOSARI,(KH)–Sejumlah lahan tanaman tembakau di Padukuhan Tugu, Desa Sumberejo,Kecamatan Semin terancam gagal panen menyusul kemarau panjang yang menimpa wilayah tersebut. Tanaman tembakau nampak kerdil dan daun tanaman banyak yang berwarna kuning dan berkerut. Kendati para petani sudah memperkirakan kondisi kemarau yang mengakibatkan adanya potensi gagal panen, namun petani tidak menyangka secepat ini tanamannya kerdil.

Padahal guna melakukan langkah antisipasi sebelumnya, sejumlah petani sudah menyiapkan sumur resapan untuk memenuhi kebutuhan air.
“Tapi sekarang debit air sumur menyusut sehingga tak cukup untuk mengairi tanaman. Sementara untuk membeli air dari pihak swasta, kami tidak mampu karena harganya mahal,” ucap Warso salah seorang petani setempat, Selasa (18/07).
Untuk mengantisipasi kerusakan yang lebih parah, para petani sudah memberikan obat serta pupuk yang cukup pada tanamannya. Namun para petani memperkirakan hasil penjualan saat panen nanti akan anjlok lantaran kwalitas hasil panen yang terlebih dahulu rusak.
“Mungkin harganya anjlok nanti,” imbuhnya.
Warsono menjelaskan apabila hasilnya baik harga tembakau basah bisa mencapai Rp 40 ribu per kilogram, namun bila hasinya buruk bisa anjlok mencapai Rp 10 ribu per kilogram.(Maria Dwianjani)

Komentar

Komentar