Tahun 2016 KPAD Prioritaskan Pengadaan Bantuan Perpusdes untuk Desa Banaran Playen

oleh -
pertemuan mentoring formal perpustakaan desa ke-2. Foto : Atmaja
iklan dispar
 pertemuan mentoring formal perpustakaan desa ke-2. Foto : Atmaja
pertemuan mentoring formal perpustakaan desa ke-2. Foto : Atmaja

WONOSARI,(KH) — Untuk menumbuhkan minat baca masyarakat Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY memberikan bantuan buku dan rak buku kepada seluruh desa yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Dari 144 desa yang ada di kabupaten terdapat satu desa yang belum menerima bantuan tersebut.

Di sela-sela pertemuan mentoring formal perpustakaan desa ke 2, Kepala KPAD, Drs H Ali Ridlo MM membenarkan jika tinggal satu desa yang belum bisa mendapatkan bantuan yakni Desa Banaran Playen. Hal ini dikarenakan terdapat kesalahan dalam pendataan sebelum bantuan diberikan.

“Akan diusulkan untuk Desa Banaran dalam pengadaan bantuan di tahun 2016 mendatang,” ucapnya, Kamis (19/03/2015).

Kepada KH ia menjelaskan, program bantuan yang diberikan kepada 143 desa merupakan program bantuan dari BPAD Provinsi DIY. Saat ini program bantuan tersebut sudah tidak ada, sehingga untuk dapat memberikan bantuan pengadaan perpusdes di Desa Banaran akan dibantu oleh KPAD Gunungkidul.

“Kita lakukan pendampingan kepada pihak Desa Banaran untuk mengajukan proposal. Selanjutnya akan kita tindak lanjuti untuk mengupayakan di Tahun 2016 Banaran sudah mendapatkan bantuan berupa buku dan rak buku,” jelasnya.

Senada dengan Ali, Wakil Bupati Gunungkidul, H Imawan Wahyudi berharap agar Desa Banaran segera mempunyai perpusdes, agar tujuan awal menggerakan minat baca masyarakat Gunungkidul tercapai. Menurutnya keberadaan perpustakaan diharapkan mampu menambah ilmu dalam masyrakat umum.

Ia menambahkan agar KPAD menyampaikan usulan saat musrenbang digelar, agar ada perhatian yang lebih baik terhadap perpustakaan. “Karena perpustakaan salah satu penguat sebuah pendidikan. Jika kita pelit untuk menguatkan pendidikan, maka kita pelit juga untuk menerima kemajuan di masa depan,” tandas Imawan. (Atmaja)

Komentar

Komentar