Sutrisna Wibawa Tegaskan Siap Ikuti Kontestasi Pilkada Gunungkidul 2020

oleh
Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd., (kanan) bersama Menteri Desa, Abdul Halim Iskandar dalam sebuah acara. (ist)

GUNUNGKIDUL, (KH),– Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd., menyatakan siap maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gunungkidul tahun ini.

Dalam memperkenalkan diri, lelaki yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Direktur Jenderal di Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi ini mengeluarkan slogan “Kadhung Trisna”.

Menurutnya, slogan tidak sekedar identik dengan namanya Sutrisna, namun bagi guru besar filsafat Jawa ini, slogan lebih mengedepankan filosofi mengenai dirinya dicintai warga Gunungkidul.

Tentu, sambung dia, dicintai Karena gagasan dan visi membangun dan memajukan masa depan Gunungkidul. Dicintai pula karena bisa bersama-sama masyarakat Gunungkidul membangun daerah.

Saat ini, putra daerah asal Karangmojo, Gunungkidul. itu mengaku telah dijaring oleh 4 Partai Politik (parpol) diantaranya; PAN, PKB, Gerindra, dan PKS.

Sebagai putra daerah, dirinya merasa punya kewajiban membangun tanah kelahiran.

“Tidak sendiri, namun bersama-sama siapapun yang memiliki visi yang sama,” tegasnya, Selasa, (7/1/2019).

Namanya sesungguhnya tidak asing bagi masyarakat Gunungkidul. sebagaimana diketahui, akhir 2019 lalu, sebagai Rektor UNY, ia bersama Bupati Gunungkidul, Dra. Badingah. S.Sos., menginisiasi lahirnya Kampus Pendidikan Vokasi UNY di Gunungkidul. Rencananya kampus ini akan dibangun di daerah Kecamatan Semanu dan mulai berjalan tahun ajaran 2020/2021.

Kehadiran Sutrisna memberi warna baru diantara nama-nama tokoh yang belakangan muncul menyatakan kesiapan menjadi bakal calon bupati dan wakil bupati. Betapa tidak, Sutrisna Wibawa, selain memiliki visi pembangunan SDM unggul juga hendak melakukan pengembangan pada dunia pariwisata.

Dalam memperkenalkan diri, ia juga mengaku memiliki jaringan besar di pemerintah pusat. Hal tersebut ia nilai cukup strategis bagi pembangunan Gunungkidul kedepan. Ia tak segan menyebut Gunungkidul itu kaya, bahkan dapat makin diperkaya dengan riset serta kualitas sumber daya manusia yang baik.

Belum lama ini, Menteri Desa, Abdul Halim Iskandar, dalam acara Stadium Generali bersama DPP IKA UNY (Sabtu, 4/1) lalu mendorong Sutrisna untuk membangun kemitraan strategis dengan Kementerian Desa. Kemitraan tersebut dinilai sebagai salah satu ikhtiar untuk memberdayakan dan membangun masyarakat desa tak terkecuali Gunungkidul.

“Mohon dukungan dan do’anya.” Kata Sutrisna optimis. (Kandar)

Komentar

Komentar