SMPN 1 Purwosari Unggul Dalam Bidang Ketrampilan

oleh -
iklan dispar
smpn 1 Purwosari kerajian
Hari Samekta, S Pd dengan hasil kerajinan SMPN1 Purwosari. Foto : Kandar

PURWOSARI, (KH) — Siapa sangka SMP yang terletak di pesisir barat Gunungkidul ini memiliki prestasi dan unggul dalam bidang ketrampilan. Sekolah dengan jumlah peserta didik sebanyak 168 siswa ini kerap mengikuti berbagai pameran kerajinan baik di Gunungkidul maupun DIY.

Riyanto, Kepala Sekolah SMPN 1 Purwosari menyampaikan, secara umum, pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang diselenggarakan di sekolahannya sama seperti halnya di sekolah lain yang sederajat. Menurutnya yang menjadi pembeda, adalah keberadaan mata pelajaran Ketrampilan (kerajinan).

Hasil ketrampilan siswa yang berupa kerajinan dari pemanfaatan limbah pernah menjadi lokasi tujuan study banding Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) tingkat provinsi. “Hal tersebut tidak lepas dari upaya pengembangan kreatifitas guru pengampunya,” kata Riyanto saat ditemui di ruangannya, Senin, (16/3/2015).

Sembari menunjukkan hasil karya siswa, Hari Samekta, S Pd selaku guru ketrampilan menuturkan, diawali hobi dirinya yang terus mengembangkan kemampuan membuat kerajinan. Beberapa upaya telah dilakukan, seperti sering mengunjungi pameran, memperkaya pengetahuan dengan membaca banyak buku tentang kerajinan, serta kebiasaannya melakukan eksperimen; menjadikan dirinya memiliki banyak ide, jika berhadapan dengan barang-barang bekas.

“Setelah melakukan uji coba secara pribadi maupun bersama dengan beberapa siswa yang kemudian berhasil, langsung dipraktekkan kepada seluruh siswa,” ujarnya.

Mengenai bahan bekas, dirinya lebih menyukai sampah organik. Berbagai bagian tumbuhan, daun, ranting, akar, kulit, tempurung, biji, dan masih banyak lagi yang dapat disulap menjadi pernak pernik benda fungsional dan bernilai ekonomis. “Sering sekali setiap pameran hasil karya kami bersama siswa laku terjual dan habis. Karena merupakan hasil praktek pembelajaran, kami tidak mematok harga tinggi,” jelas Hari.

Ketua  MGMP Ketrampilan tingkat SMP di Gunungkidul sering berbagi kemampuannya dalam hal daur ulang benda bekas sebagai nara sumber di berbagai forum baik di DIY Jateng bahkan luar pulau Jawa. Atas upayanya pula SMPN 1 Purwosari pada Tahun 2013 memperoleh juara Nasional lomba Best Practices pemanfaatan limbah.

Sebagai bentuk dukungan sekolah terhadap majunya bidang ketrampilan disediakan satu ruang khusus untuk praktek dan memajang hasil karya siswa. Hari berharap, siswa didiknya benar-benar serius menggali potensi kerajinan, tidak sedikit orang yang berwirausaha dalam bidang ini meraih sukses.

“Membuat gantungan kunci, tempat pensil, gantungan pakaian, hiasan meja, vas bunga, lampu hias, hiasan dinding, dan masih banyak lagi. Coba dibawa ke Pantai Parangtritis, menurut saya itu peluang,” tandasnya. (Kandar).

Komentar

Komentar