Serangan Ubur-Ubur Massal Diperkirakan Terjadi Tahun Ini

oleh -
Ilustrasi
iklan dispar
Ilustrasi
Ilustrasi

WONOSARI,(KH) — Pada libur lebaran Tahun ini diperkirakan ubur-ubur beracun akan menyerbu sejumlah titik pantai selatan. Hal ini dipicu pergantian iklim di mana curah hujan sudah sangat menipis.

Koordinator SAR Wilayah II Pantai Baron Kabupaten Gunung Kidul, Marjono menjelaskan,  saat ini sedang musim ubur-ubur dan sudah mengambang di sekitar 200 meter dari bibir pantai. Ia menjelaskan, bulan Juli awal hingga Agustus merupakan masa di mana ubur-ubur mengambang di sekitaran pinggir pantai. Apabila ubur-ubur tersebut menyengat kaki manusia, maka akibatnya akan membuat rasa sakit seperti kesetrum hingga kulit mengalami bekas luka.

“Untuk itu, kami melarang wisatawan bermain di bibir pantai,” ucapnya, Kamis (09/01/2015).

Ia memaparkan, pada Tahun 2013 terjadi sekitar 547 kasus tersengat ubur-ubur. Sementara di tahun 2014 terjadi 65 kasus sengatan ubur-ubur. Menurunnya jumlah tersebut lantaran curah hujan masih ada saat lebaran Tahun 2014. Sementara di tahun 2015 ini curah hujan nyaris sudah tidak ada, sementara arah air laut dan hembusan angin menuju ke pantai.

“Jadi, ada kekhwatiran sengatan massal akan terjadi,” pungkasnya.

Marjono juga meminta agar petugas gabungan pengamanan lebaran dari unsur kepolisian dan dinas perhubungan turut membantu proses evakuasi serta penyembuhan bagi para wisatawan yang tersengat ubur-ubur. (Andri)

Komentar

Komentar