SDN Ngloro Berpeluang Besar Juara Penghijauan

oleh -
iklan dispar

SAPTOSARI, Kabarhandayani – Mewakili Gunungkidul dalam lomba Penghijauan Konservasi Alam Nasional (PKAN) Wana Lestari kategori Kecil Menanam Dewasa Memanen (KMDM) merupakan  kebangaan tersendiri bagi SDN Ngloro, Desa Ngloro, Saptosari karena jika menang berhak maju ke tingkat nasional.

Tim penilai dari tingkat propinsi yang datang siang Kamis, 08/05/2014 langsung meninjau lokasi penanaman tanaman hutan di seputar Bukit Songgo Bau dan Ngringin serta di sepanjang jalan dari perbatasan Jetis-Ngloro hingga sampai di perbatasan Ngloro-Krambil Sawit, kemudian setelahnya melakukan penilaian administrasi program KMDM di SD N Ngloro.

Di hadapan tim penilai Yulius Edi Wahyu Widadiyono, S.Pd. (54) Kepala Sekolah SD N Ngloro, memaparkan kegiatan yang dilakukan di sekolahnya dapat terwujud berkat kerja keras seluruh warga sekolah, baik dewan guru, murid dan wali murid serta dukungan dari berbagai pihak, Pemerintah Desa Ngloro, Kecamatan Saptosari, BP3T Saptosari, UPT TK dan SD Kecamatan Saptosari, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Gunungkidul serta Kapedal.

“Dalam rangka menumbuhkembangkan minat dan rasa cinta terhadap pohon dan lingkungan sekitar kami berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung,” paparnya.
 
Tim penilai yang datang beranggotakan dari berbagai unsur instansi, dengan ketua Tim Ir. Felik Triyuwono dari LSM Lestari Indonesia, dengan dibantu beberapa rekannya, Niken Aryati Kepala Seksi Konservasi dan Perlindungan Hhutan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Daerah Istimewa Yogyakarta, Winartiningsih dari Dishutbun DIY, Budi Setyo Wahono dari BP DAS. Juga hadir dari Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahan Pangan (BP2KP) Gunungkidul Purwanto. Secara bergantian beberapa tim penilai dari tingkat propinsi menyampaikan evaluasi kegiatan KMDM tersebut.
 
Ditemui disela acara, Purwanto dari BP2KP menyatakan bahwa respon sekolah sangat baik terhadap dukungan yang diberikan instansinya. “Sekolah merespon dengan baik upaya dukungan yang kami berikan. Beberapa waktu lalu kami mengirimkan dua guru dari SD N Ngloro ini untuk mengikuti diklat Kebun Bibit Sekolah (KBS) di Propinsi DIY yang merupakan langkah awal program KMDM,” terangnya.
 
Hal senada juga disampaikan Niken Aryati, bahwa kegiatan yang berjalan benar-benar mampu memotivasi warga sekolah untuk peduli dengan lingkungan. “Baik guru dan siswa semangatnya luar biasa, lebih baik lagi jika membawa pengaruh  ke sekolah – sekolah terdekat untuk melakukan hal yang sama,” tegasnya.
Ketua tim menyampaikan pernyataan kepada wartawan setelah berakhirnya acara bahwa SD N Ngloro berpeluang mendapat juara. “Keterlibatan siswa sangat aktif, penanaman cinta pohon dan hutan sejak dini sangat bagus, perlu ditambahkan dalam kurikulum, SD N Ngloro ini kans juara cukup tinggi, kita bandingkan dengan kabupaten lain hingga tanggal 16 Mei mendatang,” terangnya.
Penulis: Kandar, Editor: Hery

Komentar

Komentar