BPPP Tegal Apresiasi Pelatihan P2MKP Mina Agung

oleh -
iklan dispar

PALIYAN, Kabarhandayani – Bambang Subandi, supervisor dari Balai Pelatihan Pendikan Perikanan (BPPP) Tegal menyatakan pelatihan perikanan yang diselenggarakan oleh Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) Mina Agung Padukuhan Kedungdowo, Desa Pampang, Kecamatan Paliyan telah berjalan dengan baik, Jumat (9/5/2014).

Berdasarkan pengamatannya, berbagai item pengawasan telah terpenuhi, di antaranya prasana pelatihan yang memadai serta fasilitas praktikum yang cukup.

“Saya rasa secara umum proses pelatihan telah berjalan dengan baik. Sarana penunjang pelatihan seperti komputer, ruang pelatihan, kolam, alat tulis telah tersedia. Berbagai kebutuhan praktikum seperti benih dan pakan juga telah tersedia,” jelas Bambang.

Bambang menambahkan, hasil supervisi ini pastinya akan sangat berpengaruh pada tingkat kepercayaan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Karena bila hasil supervisi menunjukkan kriteria yang tidak baik, maka pelatihan sejenis yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini kemungkinan akan diberhentikan kementerian pada tahap selanjutnya.

“Bila hasil supervisi tidak memenuhi kriteria, ke depannya pusat pelatihan tidak dipercaya lagi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sehingga tak ada anggaran baginya untuk melaksanakannya lagi,” imbuhnya.

Menurut Sugiyatno, ketua P2MKP Mina Agung, pelaksanaan pelatihan perikanan bukanlah hal yang baru baginya sehingga segala perlengkapan telah disediakan dengan baik. Bahkan sesuai rencana tahun ini akan kembali diadakan untuk pelatihan kedua dan ketiga.

“Kami sudah berkali-kali melaksanakan pelatihan sehingga kami sangat yakin supervisi tak akan mempermasalahkan kinerja kami. Bagi yang mungkin berminat nanti akan ada lagi pelatihan-pelatihan selanjutnya,” ujarnya.

P2MKP Mina Agung merupakan merupakan salah satu pusat pelatihan bidang perikanan ikan lele yang beralamat di Padukuhan Kedungdowo, Desa Pampang, Kecamatan Paliyan. Pusat pelatihan ini berdiri sejak tahun 2011 karena dipercaya sebagai pelaku perikanan lele yang cukup produktif di Gunungkidul.

 

Penulis: Sumaryanto, Editor: Hery

Komentar

Komentar