Ribuan Paket Sembako Dari Kemensos Diserahkan Penasihat Dharma Wanita, Grace Batubara

oleh -
Penyerahan bansos dari Kemensos kepada warga Semanu, Gunungkidul. (KH/Kandar)
kadhung tresno

SEMANU, (KH),– Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial (Kemensos), Grace Batubara, hadir langsung ke Gunungkidul untuk menyampaikan Bantuan Sosial (Bansos) bagi masyarakat khususnya yang terdampak COVID-19.

Kehadirannya, Kamis (12/11/2020) di Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, Gunungkidul merupakan salah satu rangkaian kunjungan ke wilayah DIY Jateng.

Bansos yang diserahkan berupa sembako sebanyak 1.590 paket. Adapun pembagiannya melalui 6 Yayasan yang ada di Sleman, Bantul dan Gunungkidul.

“Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat melalui Kemensos kepada masyarakat,” kata Grace Batubara.

Kemensos, sambungnya, berusaha selalu hadir di tengah-tengah masyarakat terlebih pada masa pandemi COVID seperti saat ini. Kehadiran Kemensos untuk mengurangi beban masyarakat akibat melemahnya sektor ekonomi.

“Pandemi yang sudah berlangsung selama kurang lebih 9 bulan ini belum usai. Semoga semangat masyarakat akan terus ada. Kami berharap sembako menyasar warga yang benar-benar membutuhkan,” harap Grace.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Pemkab Gunungkidul, Anik Indarwati mewakili masyarakat memgucapkan terima kasih atas perhatian Kemensos.

“Bansos yang selama ini disalurkan telah menjadi bagian penting kami meningkatkan kekuatan ekonomi para penerima. Masyarakat bisa merasakan betul dampak positif bantuan. Bansos menjadi bagian mempertahankan dan memulihkan kondisi ekonomi khususnya bagi yang terdampak covid,” Papar Anik.

Menurut Anik, Bansos bagi masyarakat juga menjadi pendukung pengentasan kemiskinan. Seperti diketahui angka kemiskinan di Gunungkidul saat ini masih ada sebanyak 16 persen.

“Berbagai program sudah dilakukan. Kami terus berharap sinergi program terjalin baik dengan pusat maupun propinsi,” imbuh Anik

Ia berharap, masyarakat memaknai bantuan hanya sebagai stimulan. Warga hendaknya terus menerus tetap berusaha secara mandiri mengatasi persoalan perekonomian akibat Covid-19. Pihaknya yakin masyarakat Gunungkidul mampu bertahan sebab memiliki modal sosial yang kuat salah satu diantaranya tradisi gotong-royong. (Kandar)

Komentar

Komentar