Rangga Jumena Mbalela di Purwosari

oleh -
iklan dispar

PURWOSARI,(KH).– Pentas ketoprak dengan lakon Rangga Jumena Mbalela digelar di Kecamatan Purwosari, Sabtu malam (11/10/2014). Tepat pukul 22.00 WIB pertunjukan dimulai, para penonton berduyun-duyun memadati depan panggung ketoprak di halaman kantor kecamatan di ujung barat daya Kabupaten Gunungkidul ini.
Gaya tonil dimainkan dalam gelar pentas ketoprak yang dimainkan para pegiat seni  dari Kecamatan Purwosari ini. Lakon Rangga Jumena Mbalela itu sendiri merupakan kisah yang menggambarkan ketidaksetujuan Adipati Madiun Rangga Jumena atas pengangkatan Senapati sebagai raja Mataram, karena menurutnya masih terlalu muda dan belum pantas menduduki tahta Mataram. Karena itu, Rangga Jumena menolak hadir ke Mataram dan melakukan pemberontakan.
Kisah perlawanan terhadap pusat kerajaan Mataram yang penuh dengan intrik ini pada akhirnya dapat dipadamkan dengan peran Ki Juru Mertani sebagai sesepuh raja Mataram yang mampu mengatur taktik dan strategi dalam memadamkan pemberontakan Madiun, sehingga wilayah brang wetan tetap menjadi penyokong kebesaran Mataram.
Pentas ketoprak di Purwosari ini sangat menarik, karena dimainkan para pegiat seni 5 desa di Purwosari, baik yang sudah senior maupun wajah-wajah baru yang masih muda.  Sosro Diyono pemain senior berperan sebagai Adipati Rangga Jumena, sedangkan Erlita Mayasari, pemain junior yang masih duduk di bangku SMK berperan sebagai Retna Dumilah.
Pentas ketoprak dengan sutradara Marsudi, penulis naskah Drs Wasiyo dan penata gendhing Suprihatin ini mampu memukau 500an penonton yang memadati halaman kantor Kecamatan Purwosari. Hadir turut menyaksikan pertunjukan ini Camat Purwosari Drs Sukis Herianto beserta Muspika Purwosari, seluruh Kades di Kecamatan Purwosari, dan Kabid Kebudayaan Disbudpar Kabupaten Gunungkidul Drs Ristu Raharjo.
Dalam sambutannya, Camat Sukis Herianto menyambut baik pementasan kesenian rakyat yang difasilitasi dengan Dana Keistimewaan DIY ini. “Kami berharap kethoprak dapat bangkit kembali menjadi primadona dan hiburan masyarakat,” imbuhnya.
Selain di Purwosari, malam hari ini di wilayah Gunungkidul secara serentak juga digelar pertunjukan ketoprak, yakni di  Kecamatan Panggang dan Kecamatan Tepus. (Bara/Jjw).

Komentar

Komentar